
Serdang Bedagai – Detikposnews.com /Sejak Negara Indonesia Merdeka, masyarakat Desa Naga Raja 1 Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara tidak pernah mendapatkan pembangunan jalan dari pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) seperti di kecamatan lainnya
Meskipun sudah sering diusulkan masyarakat melalui anggota DPRD Kabupaten Sergai, namun nyatanya pembangunan jalan ini hingga kini belum kunjung diperhatikan.
Menurut salah seorang warga inisial A, warga dusun V Desa Limbong Kecamatan Dolok Merawan, ia menilai anggota DRPD di Sergai khususnya daerah pemilihan V (Dapil V) tidak serius bekerja untuk masyarakat.
Jika anggota DRPD serius bekerja untuk rakyat, sudah semestinya jalan ini dibangun oleh pemerintah.
“Sudah 80 tahun Indonesia merdeka, bahkan sekarang juga sudah pemekaran dari Kabupaten Deli Serdang ke Kabupaten Sergai, apa yang kami dapat. Jalan kami saja masih seperti masa penjajahan,” kesal warga, Minggu (31/8/2025) sore.
Dirinya berharap, anggota DPRD mengawal aspirasi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Jadi kalau hanya alasan bahwa jalan yang sering kami lalui ini masih jalan kebun, apa tidak bisa dibangun, itu alasan klasik saja. Lalu kenapa daerah lain di Sergai bisa di bangun aspal. Kenapa disini tidak. Kami mau DRPD di Dapil V Khususnya dapat memperjuangkan aspirasi kami ini” ucapnya.
Untuk diketahui, setiap hujan turun, jalan yang menghubungkan Desa Naga Raja 1 ke Desa Panglong, Kecamatan Dolok Merawan sepanjang sekitar 5 KM tersebut berlumpur dan jika musim kemarau debu berterbangan. Sehingga tidak sedikit anak anak sekolah maupun masyarakat terjatuh akibat susahnya melalui jalan tersebut.
Bahkan ironisnya lagi, bila ada masyarakat yang mengalami emergency sakit yang akan dilarikan ke rumah sakit.
“Gawatnya kalau lagi sakit mau diantar ke Rumah Sakit. Mau cepat tidak bisa karena jalannya buruk,” tandasnya.
Sementara itu, Aulis Sofyan Anggota DRPD Fraksi PKB Dapil V saat dikonfirmasi menyebutkan, belum ada peningkatan status jalan dari Provinsi.
“Belum ada turun surat tentang peningkatan status jalan yang dari Provinsi,” ucapnya,,***
( K.Saragih )






