
BANYUWANGI – Detikposnews.com // Ada yang berbeda dalam prosesi pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi kali ini. Jika biasanya digelar di pendopo atau gedung resmi pemerintahan, Bupati Banyuwangi memilih melaksanakan pelantikan di gudang pengelolaan sampah, Selasa (23/9/2025).
Pilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa pelantikan di gudang sampah merupakan simbol komitmen Pemkab Banyuwangi untuk menjadikan isu lingkungan sebagai prioritas utama pembangunan.
“Sekda adalah motor penggerak birokrasi. Dengan dilantik di sini, kami ingin memberi pesan bahwa pemerintahan harus hadir langsung di tengah problem nyata masyarakat, termasuk urusan sampah dan lingkungan. Ini bukan sekadar seremonial, tapi pesan moral,” ujar Ipuk Fiestiandani.
Menurutnya, sampah tidak bisa dipandang sebagai persoalan pinggiran. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah justru bisa menjadi sumber ekonomi baru, membuka lapangan kerja, hingga menopang pembangunan berkelanjutan.
Sekda yang baru dilantik diharapkan segera bergerak cepat, membangun sinergi lintas OPD, serta merumuskan strategi kebijakan yang berpihak pada lingkungan. “Kami ingin birokrasi di Banyuwangi tetap membumi, bekerja nyata, dan selalu dekat dengan masyarakat,” tambah Ipuk Fiestiandani.
Pelantikan yang digelar dengan suasana sederhana di gudang pengelolaan sampah itu sontak menyita perhatian publik. Bukan hanya karena lokasinya yang tak biasa, tetapi juga karena pesan kuat yang ingin disampaikan: bahwa jabatan tinggi sekalipun harus berpihak pada kepentingan rakyat dan keberlanjutan lingkungan.
Redaksi.






