
SUMENEP-Detikposnews.com// Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep menyelenggarakan Gerakan Cegah Stunting Tahun 2025, bertempat di area Kantor Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep. Jum’at (03/10/2025)
Gerakan ini merupakan langkah konkret dan strategis dalam upaya mengoptimalkan pencegahan stunting secara dini di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, Kabid Kesehatan Masyarakat beserta staf, diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta Kader Tiwisada Kabupaten Sumenep.
Dalam kesempatanya, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes menerangkan bahwa gerakan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep yang hadir dalam mengatensi perkembangan stunting di wilayah Kabupaten Sumenep.
” Gerakan ini adalah langkah strategis pemerintah melalui Dinas Kesehatan P2KB Sumenep untuk mengoptimalkan pencegahan stunting secara dini, melalui upaya kolaboratif dengan pihak sekolah, ” terang Ellya.
Menurutnya, kolaborasi dengan unsur guru UKS dan Kader Tiwisada merupakan langkah efektif dalam pembekalan pencegahan stunting di sekolah. Mereka lebih dekat mengedukasi anak didiknya di satuan lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Sumenep, baik negeri maupun swasta.
” Guru UKS dan Kader Tiwisada Kabupaten Sumenep mempunyai peran yang sangat penting dalam mengedukasi anak didiknya, khususnya siswinya. Para siswi akan mendapatkan bekal, sehingga kelak mampu menjaga kondisi kehamilannya agar sehat,” tambahnya.
Gerakan Cegah Stunting yang berlangsung penuh semangat dari semua yang hadir, menjadi simbol penguatan kolaboratif yang berkelanjutan antara pemerintah, pihak sekolah serta Kader Tiwisada Kabupaten Sumenep dalam mencegah stunting secara dini. (Myd)








