
Banyuwangi – Detikposnews.com // Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan material bambu yang menumpuk di Dam Untung, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, pasca banjir yang terjadi pada Senin, 17 November 2025. Tumpukan rumpun bambu yang terbawa arus deras dinilai berpotensi mengganggu aliran sungai serta meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur pengairan jika tidak segera ditangani. Selas (18/11/2025)
Plt. Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Riza Al Fahroby, S.T., M.Sc., turun langsung meninjau proses evakuasi di lokasi. Ia menjelaskan bahwa banjir kemarin membawa cukup banyak material dari hulu, termasuk batang bambu berukuran besar yang tersangkut di pintu air dam.
“Setelah banjir surut, kami langsung mengerahkan tim untuk melakukan pembersihan. Rumpun bambu dan material kayu ini harus segera dievakuasi karena bisa menghambat fungsi dam dan membahayakan aliran air jika kembali terjadi hujan deras,” ujar Riza.
Tim lapangan Dinas PU Pengairan menggunakan alat berat ringan serta tenaga manual untuk mengangkat bambu yang menyangkut. Proses pembersihan dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh material tidak lagi mengganggu struktur dam maupun saluran irigasi di sekitarnya.
Riza menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah mitigasi bencana yang terus ditingkatkan oleh Pemkab Banyuwangi. Dengan memasuki musim penghujan, ia mengimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai agar tidak membuang sampah atau material apa pun ke aliran sungai karena dapat memperparah penyumbatan dan memperbesar risiko banjir.
“Koordinasi dengan kelurahan dan kecamatan juga terus kami lakukan. Kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan sungai, karena pengelolaan air tidak akan optimal tanpa dukungan bersama,” tambahnya.
Selain evakuasi rumpun bambu, Dinas PU Pengairan juga melakukan pengecekan kondisi struktur dam secara menyeluruh untuk memastikan keamanannya. Jika ditemukan kerusakan atau potensi bahaya, tindakan perbaikan akan segera dilakukan.
Dengan respon cepat tersebut, aliran air di Dam Untung kini kembali normal dan tidak lagi terhambat oleh tumpukan material. Pemerintah daerah berharap upaya ini dapat meminimalisir risiko banjir susulan, sekaligus memastikan kelancaran fungsi irigasi untuk kebutuhan masyarakat dan pertanian di wilayah Banyuwangi.
Penulis: Marta Detikposnews.com





