
Keterangan gambar: Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya cek pasukan pengamanan Ramadhan dan Imlek kongzili bertempat lapangan apel Polres.
Tebing Tinggi -Detikposnews.com // Polres Tebingtinggi menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Pengamanan Terpadu Bulan Suci Ramadhan 1477 H Tahun 2026, bertempat dilapangan Apel Polres Tebingtinggi,Jumat (13/2/2026).
Apel dipimpin langsung Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya, S.I.K, dan diikuti unsur TNI, Polri, serta instansi terkait. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Imlek dan menjelang bulan suci Ramadhan.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Tebingtinggi Sakti Khadaffi Nasution, Sekda Kota Tebingtinggi H. Erwin Suheri Damanik, Wakapolres Tebingtinggi Kompol Rudi Syahputra, S.Kom, para pejabat utama Polres Tebingtinggi, personel Sat Brimob Yon B, Kodim 0204/DS, Subdenpom Tebingtinggi, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi.
Dalam amanatnya, Kapolres Tebingtinggi menyampaikan bahwa terdapat potensi kerawanan yang dapat terjadi selama perayaan Tahun Baru Imlek yang bertepatan dengan akhir pekan dan cuti bersama. Peningkatan aktivitas dan mobilitas masyarakat dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas, kecelakaan, serta meningkatnya tindak kriminalitas.
Pentingnya langkah antisipasi dan pencegahan melalui penggelaran personel pengamanan secara terpadu. Sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, sebut Kapolres.
Melalui apel kesiapan ini, seluruh unsur pengamanan diharapkan memiliki kesamaan persepsi, visi, dan tujuan dalam pelaksanaan tugas di lapangan, serta mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif. Kapolres juga menginstruksikan untuk melakukan deteksi dini serta pemetaan potensi kerawanan, khususnya pada objek-objek perayaan dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
(K.Saragih)





