Caption: Kerja bakti/Gotong royong warga di bujuk tloktok prenggeh Modung Bangkalan ( dak: Soleh/ detikposnews.com)
Bangkalan Modung// detikposnews.com // Kerja bakti atau Gotong royong yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Prenggeh Desa Modung merupakan wujudkan nyata kepedulian sosial yang masih terpelihara di akar rumput masyarakat pedesaan. Normalisasi Bujuk Tloktok, menjadi bukti bahwa kepedulian sosial di masyarakat pedesaan keberadaan dan kepekaan sosial itu masih terus terjaga sampai sekarang, di era zaman digitalisasi sekarang ini, Minggu ( 12/04/2026 ).
Menurut salah satu tokoh masyarakat H.Taufik, saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan, bahwa kegiatan kerja bakti / gotong royong rutin dilakukan, bahkan sudah menjadi agenda tahunan.
” Kerja bakti / gotong royong yang di lakukan hari ini, merupakan inisiatif dari warga sekitar, bahkan kegiatan ini dijadikan agenda rutin setiap tahun,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa, rata rata masyarakat Desa Modung mata pencahariannya sebagai perantau,dengan demikian kegiatan ini di lakukan menjelang para perantau pulang ke kampung halaman.
” Kerja bakti ini dilakukan menjelang masyarakat perantau mudik ke kampung halaman dan sekaligus merayakan hari raya idhul adha,” ucapnya.
Kegiatan seperti ini murni dan didasari dari kesadaran diri pribadi, Sebagin masyarakat atau yang berdiam di tempat ( Desa- red) menyisihkan sebagian waktu, tenaga serta biaya untuk di berikan ke masyarakat yang sedang melakukan kerja bakti atau Gotong royong tersebut.
Lebih lanjut, salah satu warga, Maksum bin Saneman, dari dusun Brekas laok, mengatakan, kerja bakti ini memang dilakukan masyarakat atas dasar kepedulian dan kesadaran serta merupakan amal baik dari masyarakat, murni mengharap ridho Allah.
“Gotong royong ini, murni kesadaran dan rasa sosial kami sebagai masyarakat Modung, khususnya dusun prenggeh dan dusun brekas Laok, dan kami melakukan ini murni mengharap ridho nya Alloh,” pungkasnya.
Kegiatan kerja bakti /gotong royong ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan dan masih terpelihara sampai saat ini.
Penulis: Soleh
Editor : redaksi
Sumber : detikposnews.com.





