
Medan — Detikposnews.com // Aksi nekat seorang wanita muda di Kota Medan mendadak menggegerkan warga. Diduga karena merasa ditipu dalam transaksi pembelian handphone, seorang wanita berinisial AP (28), warga Medan Marelan, nekat menyandera pegawai toko ponsel dengan senjata tajam.
Peristiwa dramatis itu terjadi di sebuah toko handphone di Jalan Sisingamangaraja, yang dikenal sebagai PS Store. Dalam rekaman video yang viral di media sosial, pelaku terlihat mencekik korban dari belakang sambil menodongkan parang ke arah leher korban. Suasana di lokasi sempat mencekam, dengan karyawan lain panik melihat aksi tersebut.
Beruntung, aksi penyanderaan tidak berlangsung lama. Petugas keamanan bersama karyawan lainnya dengan sigap mengambil tindakan hingga korban berhasil diselamatkan. Pelaku pun berhasil dilumpuhkan di lokasi sebelum akhirnya diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari transaksi pembelian handphone yang berujung kekecewaan. Pelaku sebelumnya tergiur promo iPhone 13 dengan harga tak wajar, yakni Rp2 juta, yang ia temukan melalui media sosial.
Tanpa curiga, pelaku mentransfer sejumlah uang. Namun, ia kembali diminta melakukan pembayaran tambahan hingga total kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp10 juta. Sayangnya, barang yang dijanjikan tak kunjung diterima.
Merasa menjadi korban penipuan, pelaku mendatangi toko untuk menuntut pertanggungjawaban. Namun, emosi yang memuncak membuat situasi berubah menjadi aksi kriminal yang membahayakan nyawa orang lain.
“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu Poltak.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap promo tidak masuk akal di media sosial. Di sisi lain, tindakan main hakim sendiri tetap tidak dibenarkan dan justru dapat berujung pada konsekuensi hukum yang serius.(Tejo)






