
Tebingtinggi//Sumut/Detikposnews.com
-Peristiwa kecelakaan maut terjadi di perlintasan rel kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu di Jalan Gunung Semeru, Kelurahan Lalang, Lingkungan I, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (23/5/2026) pagi sekira pukul 09.00 WIB, dimana satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi BK 1227 IT tertabrak Kereta Api Kutaba Cargo yang melaju dari arah Medan menuju Tebingtinggi.
Kerasnya benturan bahkan menyebabkan kendaraan roda empat tersebut terseret hingga sejauh sekitar 50 meter dari titik tabrakan dan mengalami kerusakan parah.
Sementara pengemudi mobil Pajero bernama Haidin Sinaga (62), warga Desa Paya Lombang, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mengalami luka parah di kepala dan dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban mengemudikan kendaraannya dari arah Desa Paya Lombang menuju wilayah Kota Tebingtinggi.
Sesampainya di perlintasan sebidang yang tidak memiliki penjaga maupun palang pintu tersebut, korban diduga nekat melintas tanpa memastikan kondisi aman atau memperhatikan kedatangan kereta api dari arah Kota Medan.
Saat posisi mobil tepat berada di tengah jalur rel, kereta api yang melaju dengan kecepatan tinggi langsung menghantam bagian samping kanan bodi kendaraan.
Hantaman keras itu membuat mobil terhempas dan terseret arus laju kereta, hingga akhirnya berhenti di jarak puluhan meter jauhnya. Jasad korban kemudian ditemukan di dalam kemudi mobil dalam kondisi mengenaskan.
Mendapat laporan kejadian, petugas Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Tebingtinggi segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian.
Jasad korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi guna penanganan lebih lanjut.
Tania, salah satu saksi mata yang berada di lokasi, menceritakan bahwa sebenarnya warga sekitar sudah berusaha memperingatkan korban. Namun saat itu, kereta api sudah sangat dekat dan teriakan warga untuk tidak menerobos jalur kereta api tidak didengar korban.
“Warga sempat teriak-teriak memberi tahu karena kereta api sudah sangat dekat, tapi korban tetap melaju masuk ke rel. Akibatnya, mobil langsung disambar dan ditabrak oleh kereta api,” ungkap Tania.
Usai menabrak mobil korban, Kereta Api Kutaba Cargo diketahui berhenti sejenak selama beberapa menit. Setelah kondisi dinilai aman dan jalur kembali bersih, kereta api kembali melanjutkan perjalanan menuju arah Kota Tebingtinggi, (Iriadi).







