
Wali Kota Mojokerto Ajak Satlinmas Waspadai Provokasi dan Hoaks di Lingkungan Masyarakat
*Kota Mojokerto detikposnews.com 25 Mei 2026* – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan di tengah maraknya isu provokasi serta penyebaran informasi hoaks di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada anggota Satlinmas di Kelurahan Surodinawan, Senin (25/5).
Ning Ita, sapaan akrab wali kota, menyampaikan apresiasi kepada anggota Satlinmas yang selama ini telah berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah secara sukarela sebagai bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat.
“Satlinmas ini merupakan bagian penting dalam menjaga ketentraman lingkungan. Memang tugasnya beririsan dengan TNI, Polri maupun Satpol PP, namun Satlinmas hadir langsung di tengah masyarakat dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan masing-masing,” tuturnya.
Menurutnya, meski bersifat sosial dan tidak melalui pendidikan khusus seperti aparat keamanan lainnya, keberadaan Satlinmas sangat dibutuhkan, terutama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan di lingkungan secara dini.
Ning Ita juga mengingatkan agar anggota Satlinmas lebih waspada terhadap berbagai isu provokasi yang belakangan berkembang di masyarakat, termasuk penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya melalui media sosial maupun grup percakapan.
“Sekarang ini tantangannya bukan hanya keamanan secara fisik, tetapi juga arus informasi yang belum tentu benar. Karena itu penting untuk saling memberikan informasi dan melakukan konfirmasi agar tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.
Ning Ita juga menyoroti adanya upaya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan media sosial untuk memecah belah persatuan masyarakat melalui penyebaran isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk itu, ia meminta seluruh anggota Satlinmas aktif berkoordinasi dengan aparat terkait, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, guna memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun gerakan provokatif di lingkungan masyarakat.
“Mari kita jaga bersama kondusivitas lingkungan. Kalau ada indikasi yang mencurigakan atau informasi yang belum jelas, segera komunikasikan dan saling mengingatkan,” pungkasnya.(Hab)






