
Kabupaten Agam – Detikposnews.com // Dana Desa merupakan alokasi anggaran dari APBN yang disalurkan ke pemerintah desa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.
Fungsi utamanya adalah untuk mengatasi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan warga,dan masyarakat setempat serta lingkungan kalangan warga setempat,dan warga lainya demi mendorong kemandirian ekonomi.
Pembangunan jalan rabat beton di Nagari bawan,Kecamatan Ampek Nagari,jalan koto batung-Palang kitangan Pariaman umumnya menjadi kegiatan unggulan, mempermudah akses warga, angkutan hasil tani, dan ketahanan jalan saat hujan.
Kegiatan pembangunan, rehabilitasi atau peningkatan pengerasan jalan lingkung permukiman, rabat beton jalan koto batung-Palang kitangan, nagari Bawan, kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, dengan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2026 dengan nilai pekerjaan Rp.97.505.285 (sembilanpuluh tujuh juta lima ratus lima ribu dua ratus delapan puluh lima rupiah), hampir rampung 80% terealisasi dengan baik.
Kegiatan peningkatan pengerasan jalan lingkung permukiman rabat beton dengan anggaran DD terealisasi 80% dengan baik, kegiatan ini didampingi langsung oleh tim pelaksana kegiatan desa, jorong dan ketua pemuda jorong Lubuk Alung.
Ketika dikonfirmasi melalui via whatshap wali nagari Bawan Arif Eka Putra, selasa : 9 Juni 2026 diruang kerjanya beliau menyampaikan, Kegiatan ini berawal dari usulan masyarakat jorong Lubuk Alung pada saat musna tahun 2025, dan di tetapkan pada musrenbang tahun 2025 juga.
Sehingga Kegiatan ini bersama dengan Bamus kita anggaran di dalam APBN tahun 2026, dan alhamdulillah pekerjaan sudah mencapai progres 80%, kita berharap kegiatan ini bisa rampung 100% sampai selesai tahapan pekerjaan dilaksanakan, imbuhnya.
“Kita di pemerintah nagari bersama dengan Bamus berupaya semaksimal mungkin bagaimana kegiatan-kegiatan yang telah di usulkan bisa kita laksanakan walaupun tidak bisa menganggarkan nilai yang cukup tinggi kerana efisiensi yang tidak bisa kita hindari”.
Harapan kepada masyarakat koto batuang dan palangkitangan setelah kegiatan selesai 100%, agar jalan ini bisa kita jaga dan rawat semaksimal mungkin supaya jalan ini bisa bertahan lebih lama dan bermanfaat jangka panjang untuk masyarakat kita, tutupnya.
(Rismanto Agam)





