
*Mojokerto, detikposnews.com Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, menyusul rampungnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Beton Tahap V yang menghubungkan Dusun Balongcangak dengan Dusun Kedungudi. Jembatan sepanjang 37 meter dengan lebar 3 meter tersebut kini telah selesai 100 persen dan siap dimanfaatkan sebagai akses vital bagi masyarakat.
Pembangunan yang dimulai sejak 8 Juni 2026 ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang selama bertahun-tahun mendambakan akses penyeberangan yang aman dan layak. Sebelumnya, jembatan lama mengalami kerusakan akibat diterjang banjir sehingga aktivitas warga menjadi terganggu. Mereka terpaksa memutar cukup jauh untuk menuju dusun seberang, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 100 persen, seluruh tahapan pekerjaan berhasil diselesaikan, mulai dari pembongkaran jembatan lama, pemasangan gelagar baja WF, pengecoran lantai beton, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), hingga pengecatan dan pemasangan prasasti. Jembatan berkapasitas hingga 5 ton tersebut dibangun untuk memberikan manfaat bagi sedikitnya 2.388 jiwa atau 827 kepala keluarga di wilayah setempat.
Suasana penuh kegembiraan terlihat saat warga bersama unsur pemerintah desa dan personel TNI meninjau jembatan yang telah berdiri kokoh. Deretan bendera Merah Putih yang menghiasi sepanjang jembatan menambah semarak momen syukur atas hadirnya infrastruktur yang selama ini sangat dinantikan masyarakat.
Salah seorang warga Desa Kedunggempol, Siswati (56), mengaku sangat bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran jembatan baru membawa perubahan besar bagi kehidupan warga.
“Kami sangat senang dan berterima kasih. Dulu jembatan ini rusak karena banjir sehingga kalau mau ke dusun sebelah harus memutar jauh. Sekarang sudah ada jembatan yang bagus, aktivitas warga jadi lebih mudah, cepat, dan aman,” ungkap Siswati dengan wajah penuh bahagia.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Beton di Desa Kedunggempol melibatkan personel TNI, dan partisipasi aktif masyarakat dalam semangat gotong royong. Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan rakyat mampu menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(Hab)




