
Tebing Tinggi — Detikposnews.com // Kekhawatiran masyarakat kelurahan Padang Hilir Tambangan kota tebing tinggi Sumatera Utara,, terkait pengelolaan dana dankel semangkin memuncak, selain masalah dugaan manipulasi dan kurangnya transparan pengunaan dana kelurahan ( dankel) senilai 30 juta untuk kegiatan sosialisasi dan pengembangan UMKM, warga juga menyoroti kondisi plang depan kantor kelurahan yang terlihat sangat memperhatikan,kesan buruk bagi siapa saja yang melihat,,
seperti yang telah di sampaikan sebelumnya, alokasi anggaran dankel sebesar Rp 30 juta yang di rencanakan untuk kegiatan sosialisasi pemberdayaan masyarakat serta penguatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM) di nilai sangat tidak sebanding dengan realisasi yang ada di lapangan,, kegiatan yg seharusnya memberikan manfaat besar bagi warga justru berjalan seadanya,, tanpa dampak nyata, dan sampai saat ini belum ada laporan pertanggung jawaban yang di sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,,hal ini semangkin memperkuat dugaan adanya penyalahgunaan wewenang serta manipulasi anggaran dana dankel yang seharusnya di gunakan untuk kesejahteraan seluruh warga tambangan hilir,,
Kini sorotan warga semangkin meluas ke kondisi fisik kantor kelurahan,, khususnya plang nama yang terpasang tepat bagian depan gedung kantor,, plang yang seharusnya menjadi identitas resmi serta keberadaan lembaga pelayanan masyarakat tersebut terlihat sangat rusak dan tidak terawat, sebagaian cat sudah mengelupas dan memudar ,, tulisan nama kelurahan sudah tak terbaca dengan jelas”
coba saja kita lihat sendiri plang yang ada di depan kantor kelurahan itu “sungguh sangat tidak enak dipandang mata ‘. Hal ini sangat mencerminkan ketidak pedulian pihak pengelola terhadap aset maupun penampilan kantor yang seharusnya layak terhormat,, ujar salah satu warga yang kerap berurusan di keluarhan, dana yang di kelola mencapai puluhan juta rupiah,, tapi untuk merawat sekedar plang nama saja tidak di lakukan ‘ hal ini semangkin membuat kami yakin bahwa pengelolaan keuangan dan aset di sini benar2 tidak transparan tambahnya dengan nada kecewa,,
Masyarakat menilai kondisi plang rusak tersebut bukan sekedar masalah fisik semata, melainkan cerminan kinerja dan tanggung jawab jajaran pemerintah kelurahan,’jika hal yang sedemikian kecil dan mudah di urus saja di abaikan,,maka warga semangkin sulit percaya bahwa dana sebesar,30 juta, tepat sasaran dan be
rmanfaat bagi kepentingan warga,
Masyarakat kelurahan Padang Hilir Tambangan, meminta infektorat kota tebing tinggi,BPKB perwakilan Sumatera Utara,, serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait pengunaan anggaran dankel tersebut,’ selain itu ‘ warga meminta pihak kelurahan segera memperbaiki dan merawat plang di pandang,, sebagai wujud tanggung jawab terhadap aset milik publik,,
kami tidak meminta hal yang berlebihan hanya meminta hak kami sebagai warga terpenuhi, pelayanan yang baik, pengelolaan uang rakyat yang jujur,, dan fasilitas umum yang terawat, jangan sampai kelurahan ini hanya menjadi tempat mengumpulkan anggaran ‘ tapi melupakan tugas pokoknya untuk melayani,’ tegas pernyataan bersama warga,,
hingga berita ini di susun belum ada tanggapan resmi dari pihak lurah Padang Hilir Tambangan maupun jajarannya terkait dugaan penyala gunahan anggaran maupun kondisi plang kantor yang pertanyakan oleh masyarakat,
Team




