
Namrole//BurSel/ detikposnews.com_ Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun Partai Demokrat ke-25 pada 9 September 2026, DPC Partai Demokrat Kabupaten Buru Selatan menggelar serangkaian kegiatan lomba dengan semangat kebersamaan dan edukasi politik. Sabtu, 22/8/2026
Kegiatan yang berlangsung di Namrole ini dipimpin langsung oleh *Herlyn Frisca Seleky, S.Sos selaku Ketua DPC*, didampingi *Taha Fatsey sebagai Sekretaris DPC* dan *Ruben Tasane, S.AP sebagai Bendahara DPC Partai Demokrat Kab. Buru Selatan*.
Mengusung tema *”Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan dan Menjaga Demokrasi”*, acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPC dengan menggelar lomba untuk anak-anak.
*3 Pilar Demokrat Ditekankan dalam Sambutan*
Dalam sambutannya, Herlyn Frisca Seleky menyampaikan bahwa tema yang diangkat merupakan 3 pilar utama yang selalu digaungkan oleh *Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat*, dan kini diteruskan oleh *Bapak Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc. M.P.A., M.A selaku Ketua Umum DPP Partai Demokrat*.
“Kalau bicara memajukan ekonomi berarti kita harus tetap semangat dan percaya diri untuk tetap menjadi penggerak di bidang ekonomi,” ujar Herlyn.
Ia juga menegaskan makna keadilan. “Keadilan itu bukan hanya di ruang pengadilan saja, tetapi bicara soal perlakuan yang sama yang kita dapatkan.”
“Ketika menjaga demokrasi itu berani bersuara tetapi tetap satu, berani bertindak tetapi tetap satu,” lanjutnya.
Herlyn berharap melalui kegiatan ini akan lahir pemimpin baru di Kabupaten Buru Selatan. “Pemimpin yang pandai berbicara dan bukan hanya pandai berbicara saja, tetapi berani menyuarakan kebenaran dan melahirkan solusi yang baik.”
Ia juga mengucapkan selamat bertanding kepada para peserta lomba pidato. “Tunjukkan ide-ide kalian. Yang penting adalah semangat tampil dan keberanian dalam menyampaikan gagasan-gagasan sesuai tema HUT Partai Demokrat 2026.”
*Lomba Krupuk, Makna Filosofis Kemerdekaan*
Selain lomba pidato, DPC Partai Demokrat juga menggelar lomba yang identik dengan perayaan 17 Agustus, yakni *lomba makan kerupuk*.
Menurut Herlyn, lomba ini memiliki makna mendalam:
1. *Kerupuk digantung* → Mengajarkan bahwa rejeki harus diperjuangkan dan diusahakan
2. *Tidak boleh pakai tangan* → Mengajarkan soal kemandirian
3. *Yang menang* → Mengajarkan bahwa kerja keras pasti ada hasilnya
Atas nama pengurus DPC Partai demokrat kami mengucapkan terima kasih untuk kerja keras pikiran serta waktu yang di berikan dari teman panitia sehingga terlaksananya kegiatan ini. “Semoga acara ini membawa berkah bagi Kabupaten Buru Selatan,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi Partai Demokrat di usia ke-25 tahun untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan semangat membangun ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi. *Y. Tasane




