
Rokan Hilir//Riau/detikposnews.com –Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali menyelimuti sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Riau, tidak menyurutkan semangat para santri untuk tetap menuntut ilmu.
Pantauan pada Rabu (7/10/2026) di Yayasan Pondok Pesantren Darul Arofah Sei Meranti Darussalam, yang berlokasi di Jalan Lintas Timur Pujud – Mahato KM. 5 Tanjung Medan, Kecamatan Pujud, aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung normal meski udara dipenuhi kabut asap dan jarak pandang terbatas.
Ponpes yang menaungi Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) ini tetap dipadati santri. Mereka datang dengan menggunakan perlengkapan seadanya demi tetap bisa mengikuti pelajaran.
“Kondisi kabut asap sudah satu hari ini cukup tebal, agak perih di mata. Tapi sekolah tetap masuk, kasihan anak-anak kalau ketinggalan pelajaran,” di Ponpes Darul Arofah.
Semangat para santri ini berbanding terbalik dengan kondisi infrastruktur di sekitarnya. Akses menuju ponpes yakni Jalan Lintas yang di penuhi kabut sehingga harus ditempuh dengan perjuangan ekstra di tengah kabut asap.
Pihak ponpes berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanganan karhutla, tetapi juga memperhatikan akses pendidikan di wilayah perbatasan Pujud – Mahato tersebut.
Saya salut dengan sekolah ponpes Darul Arofah dan santri WAN santri Wati Darul Arofah tetap giat pergi sekolah walupun banyak asap kabut menyelimuti perjalanannya dan tidak mau ketinggalan mata pelajaran di sekolah, (M. Alwi).






