Caption: Kegiatan MMD UPTD Puskesmas Sreseh di Desa Sreseh Sampang ( dok: Soleh: detikposnews.com)
Sreseh, Sampang – detikposnews.com – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Sreseh, menggelar kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Desa Sreseh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Jumat (30/10/2026) Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Sreseh mulai pukul 08.00 WIB. sampai selesai.
Kegiatan MMD tersebut dihadiri oleh Kepala Tata Usaha UPTD Puskesmas Sreseh yang mewakili Kepala Puskesmas Sreseh beserta Tim Kesehatan Puskesmas Sreseh, Pj Kepala Desa Sreseh beserta Perangkat Desa, Bidan Desa, dan para Kader Posyandu se-Desa Sreseh.
Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Sreseh menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UPTD Puskesmas Sreseh yang telah memilih Desa Sreseh sebagai lokasi pelaksanaan MMD.
“Kami Pemerintah Desa Sreseh sangat berterima kasih kepada UPTD Puskesmas Sreseh. Forum MMD di hari Jumat yang penuh berkah ini menjadi momentum penting bagi kita untuk bersama-sama membedah persoalan kesehatan yang ada di tengah masyarakat kita, serta pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),”ujar Ibrahim.
Lebih lanjut, PJ kades yang juga mantan kepala sekolah SMAS Islam salafiyah yayasan ponpes al-hamidi al-hasani sreseh menegaskan, jangan sampai musyawarah ini hanya selesai di meja diskusi. Kami berharap ada aksi nyata. Pemdes Sreseh berkomitmen mendukung penuh program kesehatan, termasuk melalui dukungan Dana Desa untuk Posyandu dan kegiatan kesehatan lainnya, demi mewujudkan Desa Sreseh yang Sehat.
” Kami PJ kades dan semua jajaran perangkat desa, mendukung penuh kegiatan ini, tapi jangan sampai hanya berakhir di forum ini melainkan ada aksi nyata di masyarakat terkait peningkatan dan solusi kesehatan,” tegasnya.
Sementara itu, kapus dr.andita Safitri Aulani melalui, didik perwakilan dari tim Puskesmas Sreseh dalam paparannya menjelaskan, tujuan utama MMD adalah untuk menggali permasalahan kesehatan dari akar rumput dan mencari solusi bersama antara tenaga kesehatan dan masyarakat desa.
“Tujuan dari kegiatan tersebut adalah mencari dan menggali permasalahan kesehatan dari akar rumput, yakni masyarakat langsung,” tuturnya.
Lebih jauh, didik berharap, dukungan dan kerjasama antar lintas sektor sangatlah diharapkan, tanpa dukungan, warga, pemdes dan para tokoh, mustahil permasalahan kesehatan di masyarakat akan terselesaikan.
” Kunci dari semua permasalahan terkait kesehatan adalah kesadaran semua warga masyarakat itu sendiri dan sinergitas antara lintas sektoral, yakni : warga masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan dukungan pemerintah desa,” pungkasnya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh antusias, dilanjutkan dengan diskusi interaktif bersama para kader dan penetapan rencana tindak lanjut program kesehatan di Desa Sreseh. Dan menghasilkan beberapa kesepakatan yang ditandatangani bersama.
Penulis: Soleh
Editor. : Redaksi
Sumber: detikposnews.com






