
KAUR – Detikposnews.com // Pemerintah Kabupaten Kaur kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., MAP, secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah Ramadan yang digelar di halaman Kantor Camat Kaur Selatan pada Rabu (4/3/2026).
Kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Kaur untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Program tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Dalam sambutannya, Bupati Gusril Pausi menyampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan yang biasanya diiringi dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga.
Menurutnya, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang stabil dan terjangkau.
“Pasar murah ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah. Kita ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga sembako,” ujar Gusril Pausi.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam program ini, Pemerintah Kabupaten Kaur memberikan subsidi harga berbagai komoditas kebutuhan pokok sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih murah hingga sekitar 20 persen dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Berbagai bahan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Bupati Gusril Pausi menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi daerah yang biasanya meningkat menjelang hari-hari besar keagamaan.
“Kita ingin memastikan pasokan barang tetap tersedia dan harga tetap stabil. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menggandeng sejumlah pihak, termasuk distributor, pelaku usaha, dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pasar murah tersebut.
Sementara itu, Camat Kaur Selatan menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kaur yang telah memilih wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pasar murah Ramadan. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi keluarga dengan penghasilan menengah ke bawah.
Masyarakat yang hadir pun tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah. Banyak warga mengaku terbantu dengan adanya program tersebut, terutama di tengah kondisi harga bahan pokok yang cenderung meningkat menjelang Idulfitri.
Salah seorang warga Kaur Selatan mengatakan bahwa pasar murah ini sangat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Harganya lebih murah dibandingkan di pasar, jadi bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kaur berencana untuk terus melaksanakan program serupa di beberapa kecamatan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dengan adanya kegiatan pasar murah Ramadan ini, diharapkan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Kaur dapat tetap terjaga, inflasi daerah terkendali, serta masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan lebih tenang dan sejahtera. (Lda)






