
Detikposnews.com // Kondisi Jalan Tandem Hilir menuju Hamparan Perak hingga saat ini masih menjadi keluhan masyarakat. Jalan provinsi yang menjadi akses utama penghubung aktivitas warga tersebut dinilai belum mendapatkan perhatian serius, meskipun kerusakan sudah berlangsung cukup lama dan semakin parah.
Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang dan permukaan yang tidak rata membuat pengguna jalan harus ekstra berhati-hati. Tidak sedikit pengendara, baik roda dua maupun roda empat, mengeluhkan kondisi tersebut karena berpotensi menyebabkan kecelakaan serta kerusakan kendaraan. Situasi ini semakin memprihatinkan saat musim hujan, di mana lubang jalan tertutup genangan air dan sulit terlihat oleh pengendara.
Selain persoalan jalan, masyarakat juga menyoroti pembangunan jembatan di jalur Tandem Hilir – Hamparan Perak yang hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, jembatan tersebut memiliki peran vital sebagai akses penghubung antarwilayah serta jalur distribusi hasil usaha dan pertanian masyarakat sekitar. Ketiadaan pembangunan jembatan yang layak membuat mobilitas masyarakat menjadi terganggu dan memperlambat roda perekonomian lokal.
Masyarakat menilai perbaikan infrastruktur jalan dan pembangunan jembatan bukan sekadar kebutuhan, melainkan menjadi prioritas yang menyangkut keselamatan dan kesejahteraan warga. Jalan provinsi seharusnya menjadi jalur utama yang mendukung konektivitas daerah, bukan justru menjadi hambatan bagi aktivitas masyarakat.
Harapan besar terus disampaikan kepada pemerintah provinsi agar segera mengambil langkah nyata. Warga berharap pembangunan tidak hanya sebatas perencanaan atau wacana, tetapi dapat segera direalisasikan demi mendukung kemajuan wilayah dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak lebih luas terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta menurunkan kepercayaan publik terhadap pembangunan infrastruktur daerah. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan tindakan cepat dari pihak terkait agar Jalan Tandem Hilir – Hamparan Perak serta pembangunan jembatan yang menjadi kebutuhan vital masyarakat dapat segera diperbaiki dan direalisasikan.









