
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, jembatan tiba-tiba ambruk saat para siswa pulang sekolah tengah melintas di jembatan gantung tersebut.
Korban dalam kejadian jembatan ambruk ini, Nurul Huda (13) siswa kelas 7 mengalami luka cukup serius dan langsung dilarikan ke RSUD Malingping untuk mendapatkan perawatan medis.
Dede IIF, siswa kelas 9, mengalami luka ringan dengan empat jahitan di bagian kaki dan pinggang, dan saat ini menjalani perawatan di rumah.
Ajat, siswa kelas 9, mengalami luka ringan dibagian kaki dan pinggang, Fakih, siswa kelas 8 dan Rezan, siswa kelas 9.
Awak media telah melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Cilangkap, Aan, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.
“Betul telah terjadi kecelakaan yang diakibatkan putusnya jembatan gantung penghubung Kampung Warungjogjog, Desa Cilangkap, Kecamatan Wanasalam, menuju Kampung Cilangkap, Desa Senanghati, Kecamatan Malingping. Untuk data korban saya belum menerima laporan lengkap karena lokasi kejadian berada di wilayah desa tetangga,” ujar Aan.
Pihak RSUD Malingping juga membenarkan bahwa terdapat satu korban berjenis kelamin laki-laki bernama Nurul Huda, berusia 13 tahun, yang saat ini masih menjalani penanganan intensif di ruang IGD.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Kecamatan Wanasalam terkait penyebab putusnya jembatan gantung tersebut.
Warga setempat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan, mengingat jembatan gantung tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas warga dan para pelajar.
Reporter: Hedi.S






