Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.. Saat Menerima Penghargaan Dan Berikan Sambutan
Banyuwangi – Detikposnews.com // Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., secara resmi dinobatkan sebagai Warga Kehormatan Suku Osing dalam sebuah acara silaturahmi dan pamitan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Kebangsaan (Basecamp) Karangrejo, Jalan MT Haryono No. 2, Kecamatan Banyuwangi, Selasa malam (23/12/2025).
Penganugerahan warga kehormatan ini diberikan langsung oleh para tokoh adat Osing sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, serta peran Kapolresta Banyuwangi selama kurang lebih satu tahun tiga bulan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Banyuwangi. Dalam prosesi adat tersebut, Kombes Pol. Rama Samtama Putra beserta istri turut disematkan selendang dan udeng adat Osing, sebagai simbol penghormatan, doa restu, serta diterimanya beliau sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Osing.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, tokoh agama, perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, jajaran pejabat utama Polresta Banyuwangi, Bhayangkari, komunitas masyarakat, serta insan pers. Hadir pula perwakilan Bupati Banyuwangi, para kiai, tokoh lintas agama, dan pegiat kebudayaan yang selama ini aktif menjaga harmoni sosial di Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas sambutan serta penghargaan yang diberikan kepadanya. Ia mengaku tidak menyangka akan menerima kehormatan besar tersebut, terlebih disertai dengan penjelasan mendalam mengenai filosofi adat Osing yang sarat makna.
“Saya merasa terharu dan bangga. Apa yang saya lakukan selama satu tahun tiga bulan ini ternyata mendapat sambutan dan apresiasi yang luar biasa. Ini adalah kehormatan besar bagi saya dan keluarga,” ungkapnya.
Ia juga mengaku baru memahami secara lebih mendalam filosofi berbagai simbol adat Osing yang dikenakan dan disajikan dalam acara tersebut, mulai dari udeng, sajian makanan, hingga makna tematik budaya seperti Gajah Oling yang saat ini menjadi ikon peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254.
“Ternyata makna filosofinya sangat dalam. Semakin kita mengenal adat, tradisi, dan budaya Osing, semakin tumbuh rasa cinta terhadap Banyuwangi,” tuturnya.
Kapolresta menegaskan bahwa terciptanya situasi Banyuwangi yang aman, tenteram, dan kondusif bukanlah hasil kerja dirinya semata, melainkan buah dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap daerah.
“Rasa aman itu tercipta karena kebersamaan kita semua. Saya merasa tidak berbuat apa-apa tanpa dukungan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, rekan-rekan media, dan seluruh anggota Polresta Banyuwangi,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Dalam kesempatan pamitan tersebut, Kombes Pol. Rama Samtama Putra juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Banyuwangi apabila selama menjalankan tugas terdapat tutur kata, sikap, maupun perilaku dirinya dan jajaran yang kurang berkenan.
“Sebagai manusia, kami tidak luput dari kekhilafan. Atas nama pribadi, keluarga, dan pimpinan Polresta Banyuwangi, saya mohon maaf jika ada kekurangan selama kami bertugas,” ucapnya dengan penuh kerendahan hati.
Ia pun memohon doa restu agar dalam penugasan selanjutnya, dirinya dan keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru.
Acara silaturahmi dan pamitan tersebut berlangsung hangat, penuh keakraban, dan ditutup dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur serta harapan agar hubungan baik antara Polri dan masyarakat Banyuwangi terus terjalin erat, meski Kapolresta akan melanjutkan pengabdian di tempat lain.
Penulis: Marta Detikposnews.com






