Caption: penyuluhan hukum dari dinas perikanan di desa Sreseh Sampang( dok: Soleh/detikposnews.com)
Sampang – detikposnews.com – Dinas perikanan kabupaten Sampang menggandeng kasat Polairud Sampang beserta kamladu sampang, mengadakan penyuluhan hukum di Desa Sreseh Kecamatan Sreseh, kabupaten Sampang, Dengan tema “pengembangan kapasitas Nelayan kecil”. Rabu (12/11/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasatpol Airud AKP Catur SH, kamladu Camplong Ledtu Nanang, kepala dinas perikanan sampang yang diwakili oleh Moh Muin beserta staf perikanan sampang, penyuluh perikanan Sreseh, Kapolsek Sreseh yang di wakili Kanitreskrim Aipda Dedi beserta anggota, PJ kades Sreseh Ibrahim S.Ag, tamu undangan dan kelompok nelayan Sreseh.
Dalam sambutannya kepala dinas perikanan yang diwakili oleh Moh Muin, yang sekaligus pengelola produksi perikanan tangkap muda,menyampaikan bahwa dalam kegiatan penyuluhan hukum ini mengharap kepada nelayan pesisir lebih memahami hukum di perairan , juga menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, serta terus melestarikan ekosistem laut agar kelak sampai ke anak cucu.
” harapan kami dari dinas , semoga kegiatan ini menambah kesadaran hukum dan berupaya melestarikan ekosistem laut,demi anak cucu kelak serta menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan,” tuturnya.
Senada dengan perwakilan dari dinas perikanan, Kasatpol Airud, AKP Catur menghimbau kepada masyarakat nelayan pesisir khususnya, lebih memahami langkah hukum serta selalu berkoordinasi dengan pihak Polairud, apabila terjadi pelanggaran di perairan pesisir dan jangan main hakim sendiri.
” himbauan kami dari Polairud Sampang, semoga bapak bapak ini lebih paham tentang hukum laut dan selalu berkoordinasi dengan kami. Saya sebagai kasat Polairud siap membantu, bilamana terjadi pelanggaran di perairan, dan kami mohon jangan main hakim sendiri,” tegasnya.
Catur, juga juga menambahkan bahwa, tanggung jawab keamanan laut ini bukan tugas dari Polairud dan kamladu semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama – sama, baik aparat, masyarakat pesisir dan pihak pihak terkait,

” Mari kita jaga kondusifitas keamanan diperairan pesisir secara bersama sama, saling koordinasi dan saling komunikasi, saya sebagai kasat Polairud, mengajak bapak – bapak yang hadir hari ini, tetap jaga keamanan dan ketertiban di perairan pesisir sreseh ini, ” ucapnya.
Lebih lanjut kasat Polairud mengharap, perairan yang sudah aman, kondusif dan terkendali terus dipertahankan agar tercipta kerukunan dan ketenangan dalam bekerja demi anak cucu kedepannya.
“:harapan saya kedepannya, terus jaga keamanan dan ketertiban yang sudah aman ini, lebih aman lagi, demi keberlangsungan anak cucu kita kedepannya,” tambahnya.
Sementara kamladu Sampang , Ledtu Nanang, tegaskan memang banyak sekali temuan pelanggaran pelanggaran di perairan pesisir laut, di Sampang saja dalam bulan bulan ini, ada 5 kejadian pelanggaran, namun alangkah baiknya masyarakat nelayan tersebut berkoordinasi dengan kami, kami dari pihak kamladu dan Polairud siap membantu dan menangkap nelayan, apalagi merugikan nelayan kecil.
” bila ada pelanggaran di laut yang di lakukan oleh nelayan, silahkan hubungi kami, kami siap membantu dan beroperasi menangkap pelanggar tersebut, karena tugas kami adalah menjaga perairan pesisir aman dan kondusif,” tuturnya

Di akhir kegiatan, pihak dinas perikanan memberikan bantuan baju pelampung secara simbolis kepada kelompok nelayan. Kemudian kegiatan penyuluhan hukum di tutup dengan do’a dan sebagai kenang kenangan melakukan foto bersama .
Penulis: Soleh
Editor : redaksi
Sumber: detikposnews.com.






