Ketua AJS, Faldy Aditya (kiri) dan Ketua JSI, Igusty Madani (kanan)
SUMENEP – Detikposnews.com // Kebersamaan Ketua Aliansi Jurnalis Sumekar (AJS), Faldy Aditya dan Ketua Jurnalis Sumenep Independent (JSI), Igusty Madani menjadi simbol kolaborasi saling menguatkan kedua wadah jurnalis dalam perannya mewarnai daerah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Rabu (03/12/2025)
Sebelumnya, Igusty Madani dikenal sebagai inisiator Aliansi Jurnalis Sumekar (AJS) dan menjabat Sekretaris dalam struktural AJS. Kegigihannya untuk menciptakan kolaborasi antarorganisasi yang saling memperkuat, akhirnya terbentuk wadah baru dengan nama Jurnalis Sumenep Independent (JSI).
Pertemuan kedua nakhoda organisasi jurnalis AJS dan JSI itu merefleksikan sosok yang memiliki tanggung jawab, profesionalisme, loyalitas dan kepedulian sosial tinggi, menjawab spekulasi dan asumsi di tengah perspektif publik.
Baca Juga: Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Menyongsong Pemolisian Digital di Era AI
Dalam kesempatannya, Ketua AJS, Faldy Aditya mengapresiasi dan menyatakan dukungannya dengan keberadaan JSI dalam memperkuat pengawasan, kolaborasi dan sinergisitas profesi yang presisi dan kredibel di antara organisasi yang telah ada.
” Selaku Ketua AJS, saya memberi ruang dan kebebasan terhadap hak setiap unsur AJS untuk menentukan sikap dalam mengembangkan kreativitas diri yang konstruktif baik di luar maupun di internal AJS sesuai AD/ART AJS,” tegas Faldy. Kamis (04/12/2025)
Faldy mengaku pertemuannya dengan Ketua JSI, Igusty Madani merupakan wujud dukungan, sekaligus menghargai substansi dan harapan besar JSI dalam peran aktifnya ke depan di tengah dinamika yang sangat kompleks dan dinamis.
Baca Juga: Masyarakat Apresiasi Berbagai Inovasi Layanan Kesehatan RSUD Sumenep
Selain itu, ia menegaskan terbentuknya JSI telah memberi ruang bagi rekan jurnalis lainnya untuk menyatukan tujuan profesinya dalam sebuah wadah yang kredibel dan berintegritas.
” Saya yakin, Igusti mampu menakhodai organisasinya dalam mewujudkan harapan besarnya dalam membangun kolaborasi lintas sektor,” singkatnya.
Ketua JSI Igusty Madani membenarkan pertemuannya dengan Ketua AJS di salah satu tempat santai. Dalam pertemuannya ia mengaku banyak hal yang dibicarakan sebagai langkah strategis ke depan.
Baca Juga: Terobosan Baru BPRS Bhakti Sumekar Gandeng Bank Muamalat Indonesia
Lanjutnya, yang pasti tidak ada maksud dan tujuan lain dengan membentuk wadah baru seiring kiprah AJS yang masih baru berjalan setahun.
“AJS dan JSI itu memang dua wadah, namun satu tujuan yang saling menjaga dan saling menguatkan ke depan, melalui kolaborasi yang sehat, konstruktif dan berintegritas,” terang Igusty. Kamis (04/12/2025)
Selaku bagian dari salah satu inisiator AJS, ia mengaku tidak rela bila AJS tidak progresif dan adaptif dalam mencari solusi dengan berbagaibproblematika yang semakin kompleks.
” Melalui kolaboratif dan akselerasi lintas sektor menjadi langkah strategis yang dapat menciptakan kedamaian, kondusivitas, dan sinergisitas tanpa mengabaikan esensi profesi,” pungkasnya.
Pertemuan kedua petinggi asosiasi AJS dan JSI menjadi momen krusial yang berdampak positif terhadap substantif publik. Selain itu menjadi simbol semangat kolaborasi, kebersamaan, dan soliditas dalam merawat hubungan emosional yang berkelanjutan. (Myd)









