
Banyuwangi — Detikposnews.com // Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepolisian sepanjang tahun. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H, dan dihadiri seluruh jajaran pejabat utama, unsur Forkopimda, serta puluhan jurnalis dari media cetak, online, televisi, dan radio.
Dalam sambutannya, Kapolresta menyampaikan bahwa konferensi pers ini merupakan bagian dari transparansi Polresta Banyuwangi kepada publik mengenai dinamika operasional, pembinaan internal, serta capaian kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penegakan hukum, serta pelayanan dan perlindungan masyarakat Kabupaten Banyuwangi.
“Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh dinamika. Namun kami bersyukur, meskipun jumlah laporan meningkat, tingkat penyelesaian perkara juga meningkat secara signifikan,” ujar Kombes Pol. Rama.
Kriminalitas Naik, Penyelesaian Perkara Lebih Tinggi
Sepanjang 2025, jumlah laporan polisi mengalami kenaikan 16 persen, dari 1.235 laporan pada 2024 menjadi 1.433 laporan. Namun, Polresta Banyuwangi mampu meningkatkan kinerja penyelesaian perkara hingga 23 persen, dengan total 1.281 kasus berhasil diselesaikan, dibandingkan 1.039 kasus pada tahun sebelumnya.
Rincian penyelesaian tersebut meliputi:
- Lidik: 610 kasus
- Tahap penyidikan: 355 kasus
- Restorative justice: 260 kasus
- Sidik lanjutan: 65 kasus
- Pelimpahan ke kejaksaan: 19 kasus
Lima Jenis Kejahatan Tertinggi
Satreskrim Polresta Banyuwangi mencatat lima jenis tindak pidana dengan frekuensi tertinggi sepanjang 2025, yaitu:
- Penganiayaan: 303 laporan, 227 terselesaikan (75%)
- Pencurian biasa: 179 laporan, 137 terselesaikan (77%)
- Penipuan: 147 laporan, 144 terselesaikan (98%)
- Pencurian dengan pemberatan: 120 laporan, 100 terselesaikan (83%)
- Kejahatan lainnya: 79 laporan, 60 terselesaikan (76%)
Profil Pelaku dan Korban
Data usia tersangka menunjukkan dominasi usia dewasa:
Pelaku:
- Laki-laki dewasa 302 orang, perempuan dewasa 31 orang, anak-anak 36 orang.
Korban:
- Dewasa laki-laki 848 orang, dewasa perempuan 402 orang, anak-anak laki-laki 25 orang, anak-anak perempuan 102 orang.
Pengungkapan Narkoba Naik 30 Persen
Pengungkapan kasus narkoba sepanjang 2025 mengalami kenaikan 30 persen dibanding tahun 2024. Total 158 perkara berhasil diungkap, terdiri dari:
- Narkotika: 145 kasus
- Okerbaya: 13 kasus
Dengan total 191 tersangka, terdiri dari 175 laki-laki dan 16 perempuan, di mana 186 orang berperan sebagai pengedar dan hanya 5 orang sebagai pengguna.
Barang bukti yang diamankan antara lain:
- Sabu: 7,946 kilogram
- Ekstasi: 4.893,5 butir
- Okerbaya: 208.257 butir
- Ganja: 397,86 gram
- Uang tunai: Rp 26.714.000
- Kendaraan roda dua: 53 unit
- Timbangan elektrik: 91 unit
- Plastik klip: 194 paket
- Alat isap: 6 unit
Layanan Publik dan Pengawasan Internal
Melalui kanal pengaduan “Wadul Kapolresta.” dengan nomor Whatsapp 0821-3066-2001, Polresta Banyuwangi menerima 186 aduan masyarakat sepanjang 2025. Seluruh aduan telah ditindaklanjuti.
Sementara layanan 110 menerima 17.257 panggilan, meski 17.111 di antaranya merupakan panggilan prank.
Untuk pengawasan internal, jumlah pelanggaran anggota turun dari 54 personel (2024) menjadi 43 personel (2025). Di sisi lain, 160 personel mendapat penghargaan atas prestasi dan keberhasilan pengungkapan kasus.
Kasus Menonjol dan Dukungan Program Nasional
Sejumlah kasus besar berhasil diungkap, mulai dari pembunuhan, pencurian, penipuan, pencabulan anak, penculikan, penyalahgunaan BBM bersubsidi, hingga jaringan narkotika skala besar.
Polresta Banyuwangi juga aktif mendukung program nasional Presiden RI, termasuk:
- Stabilisasi harga beras SPHP dengan realisasi 827.065 kg, melampaui target 194,9%.
- Program ketahanan pangan melalui penanaman jagung seluas 7.676 hektare dengan hasil panen 85 ton.
- Pembangunan SPPG di wilayah Rogojampi, Srono, dan Genteng.
Kapolresta menutup konferensi pers dengan menegaskan komitmen Polresta Banyuwangi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Banyuwangi yang aman, kondusif, dan sejahtera sepanjang 2026.
Editor : Marta Detikposnews






