
Kabupaten Agam – Detikposnews.com // Rapat paripurna DPRD Agam Senin (2/2/2026) diwarnai kritik pedas dari anggota dewan atas pembelian dua kendaraan dinas untuk Bupati Agam dan Wakil Bupati Agam. Marga Indra Putra dan Epi Suardi mempertanyakan keputusan pemerintah daerah yang dianggap tidak tepat dan tidak memiliki empati terhadap rakyat yang sedang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Marga Indra Putra menyatakan sangat sedih dan menyesalkan atas tindakan pembelian kendaraan dinas tersebut. “Kenapa pembelian dua kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati sampai terjadi, dan apa tidak punya hati nurani?” tanya Marga Indra dengan nada yang tegas.
Epi Suardi juga tidak kalah keras, “Pembelian kendaraan dinas ini sangat memalukan dan melukai hati rakyat. Apakah pemerintah daerah tutup mata dan telinga tersumbat?” katanya dengan suara lantang.
Sekdakab Agam, Luthfi, menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan menjawab pertanyaan anggota dewan melalui surat tentang pembelian dua kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Agam. Namun, kritik dari anggota dewan tidak berhenti di situ, mereka juga mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam merealisasikan pokir (pokok – pokok pikiran) anggota dewan yang masih banyak belum terealisasi.
(Team/Red)






