Oplus_131072
Detikposnews.com//Lebak,Sejumlah keluhan emak-emak dari siswa penerima manfaat MBG banyak beredar di medsos, pasalnya menu makanan keringan di bulan puasa dianggap tidak memenuhi kelayakan baik dari segi gizi maupun harga, Rabu 25 Februari 2026.
Video maupun foto MBG menu Keringan di bulan puasa, banyak berseliweran di medsos hingga menjadi sorotan dan pembicaraan publik baik di Kabupaten Lebak maupun Kabupaten Pandeglang.
Aktivis Lebak, Bucek, angkat bicara mengenai hal ini. Menurutnya pihak BGN diminta segera evaluasi penyaluran MBG untuk bulan puasa 2026.
“Kita minta BGN agar segera evaluasi dan tindaklanjuti banyaknya keluhan menu makanan keringan MBG untuk bulan puasa ini. Skema penyaluran MBG menu Keringan perlu beberapa hal di evaluasi untuk perbaiki ke depan,” ujarnya.
Menurut pengamatannya, ada beberapa sistem penyaluran MBG di bulan puasa 2026 yang perlu diperhatikan untuk diperbaiki.

“Beberapa hal yang perlu diperbaiki, menurutnya pengamatan kami dari penyaluran MBG hingga menu makanan keringan diantarkan ialah, menu Keringan yang dianggap tidak memenuhi gizi dan standar harga porsi. Lalu skema penyaluran MBG yang dilakukan pertiga hari dari SPPG ke penerima manfaat. Kita minta jika dilakukan pertiga hari, karena tidak menggunakan ompreng, plastik pun dibuat tiga paket. Jangan tiga hari disatu paketkan dalam plastik. Hal ini agar lebih mudah kontrol kesesuaian tepat gizi dan tepat harga,” ungkapnya.
Menu Keringan untuk bulan puasa diketahui lebih rentan keluhan dan komplain dari penerima manfaat dibandingkan dengan menu masakan. Hal ini karena banyak sekali keluhan dan komplain dari penerima manfaat di medsos yang di upload oleh warga. Oleh karena hal tersebut, BGN diminta segera evaluasi skema penyaluran MBG pada bulan puasa.







