Caption: tausiyah agama kiai Wahyudi Efendi M.Pd di Isra Mi'raj masjid Nurul Jannah noreh Anjul Sreseh ( dok: Soleh/ detikposnews.com)
Sampang – detikposnews.com – Panitia Takmir Masjid Nurul Jannah Desa Noreh Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw, 13 Rajab 1447 H atau bertepatan 02 Januari 2026. Dengan Tema “Sholat Membentuk Karakter Ummat yang Disiplin,” bertempat di Halaman Masjid Nurul Jannah Dusun Anjul, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jum’at malam( 02/01/2026 ).
Dalam Acara Isra Mi’raj di Masjid Nurul Jannah noreh Anjul, Hadir, KH, Jabir Ali Ridho pengurus pondok pesantren Nangger labuhan, KH. Suhri Alyamani pengasuh pondok pesantren Arrahmaniyah pramian taman Sreseh, KH. Ayyup Mustofa pengasuh pondok pesantren Rhodatul ulum Arrahmaniyah Congaben Kedungdung Modung Bangkalan, Perwakilan kecamatan Sreseh, kasi trantib dan anggota, Polsek Sreseh dan anggota, Koramil 0828/05 Sreseh, PJ kades beserta seluruh staf dan jajarannya, ketua pelaksana acara dan takmir masjid Nurul Jannah, seluruh undangan lintas sektoral, dan pencerahan kondang kiai Wahyudi Efendi M.Pd.dari Lar-Lar Banyuates Sampang.
Dalam sambutannya ketua pelaksana ustadz Badrud Tamam mengatakan, peringatan Isro mi’raj nabi Muhammad Saw ini menjadi momentum diri ummat, dalam membentuk karakter, disiplin dalam menegakkan sholat. Menjadikan sholat sebagai refleksi diri dalam memakmurkan masjid.
” Melalui peringatan Isra Mi’raj pada malam hari ini, marilah kita lebih meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita ,ummat Islam, untuk terus memperbanyak ibadah sholat, karena sholat menjadi tiangnya agama, dengan solat meningkatkan sholat berjemaah di masjid masjid, berarti kita ikut memakmurkan masjid,” tuturnya.
Badrud taman menegaskan ada 4 golongan yang akan menghambat ummat Islam masuk ke surgaya alloh diantaranya orang yang selalu mengeluh, orang yang selalu melihat kekurangan orang lain, orang yang selalu iri melihat kelebihan orang lain dan orang yang selalu iri melihat orang lain sukses.
Sementara, penceramah agama kiai Wahyudi Efendi M.Pd, yang dari Banyuates, dalam tausiyah agamanya menyampaikan, memperingati Isra Mi’raj berarti tanda bukti cinta kita kepada Nabi Agung Muhammad Saw, Karena lewat nabi kita , Alloh SWT, perintahkan ummatnya ( Nabi Muhammad- red) melaksanakan perintah sholat lima waktu.
” Lewat peringatan Isra Mi’raj pada malam hari ini, kita sebagai ummatnya Kanjeng nabi Muhammad membuktikan cintanya kita kepada beliau, lewat Isra Mi’raj, Alloh SWT perintahkan sholat, semoga kelak kita sebagai ummatnya Nabi Muhammad mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat, allhumma amin,” tuturnya.
Lanjut kiai Wahyudi Efendi, peringatan Isra Mi’raj ini bukan sebagai seremonial belaka, tetapi sebagai momentum diri kita, khusunya ummat Islam, agar senantiasa mengingat Alloh, menurut syeh Sayyid Al Hasani al-Maliki menyatakan, apabila kita memperingati Isro Mi’raj Nur rohnya nabi Muhammad hadir di tempat tersebut.
” Apabila ada yang memperingati Isro Mi’raj di suatu tempat, Roh Nur Muhammad hadir di tempat tersebut, itulah ke utamaan isra mi’raj,” tutur kiai Wahyudi Efendi.
Musibah yang belakangan ini terjadi, seharusnya menyadarkan kita ummat Islam , bahwa Alloh murka, sebab kita sudah melenceng jauh dari jalanNya, makanya lewat peringatan Isra Mi’raj ini, kita bermunajat kepada Alloh dan minta ampunanNya. Marilah kita lebih meningkatkan iman dan taqwa kita, tingkatkan sholat kita ,agar selamat dunia dan akhiratnya.
Masih menurut kiai Wahyudi, peringatan Isra Mi’raj ini, jadikan evaluasi diri, dalam menjalankan perintahNya, ada tiga oleh oleh oleh perjalanan isra mi’raj yakni: perintah sholat, dua ayat surat Al-Baqarah dan ampunan Alloh asalkan tidak mati dalam keadaan kafir. Apakah selama ini, sholat kita, ibadah kita, sudah sesuai dengan tuntunan dan ajarannya. Untuk itu, Isra Mi’raj ini menjadi momentum terbaik ummat dalam memperbaiki diri.
” Isra mi’raj ini, nabi Muhammad dihadiahi oleh Alloh tiga perkara, pertama Sholat lima waktu, dua ayat di surat Al-Baqarah dan ampunan Alloh asalkan tidak mati dalam keadaan kafir. Sebagai momentum terbaik dalam meningkatkan iman dan takwa kita kepada Alloh SWT, perbaiki sholat dan ibadah kita,” pungkasnya.
Peringatan Isra Mi’raj di masjid Nurul Jannah diakhiri dengan pembacaan doa oleh KH. Muhammad Yamani Nawewi.
Penulis: Soleh
Editor. : redaksi
Sumber: detikposnews.com.






