Caption: KH.Afton Izzul Hasan di acara peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw di masjid Al Kholilulloh Semtemon Noreh Sreseh Sampang( dok: Soleh/detikposnews.com)
Sampang – detikposnews.com – Pengurus dan takmir Masjid Al- Kholilulloh peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw, 28 Rajab 1447 H atau 17 Januari 2026, sebagai wujud keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Bertempat di halaman masjid Al- Kholilulloh Dusun Semtemon, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu malam (17/01/2026 ).
Hadir dalam acara tersebut, KH.Afton Izzul Hasan, pengasuh pondok pesantren Assazul Muttaqin Patengteng Modung Bangkalan, KH Jabir Ali Ridho dari labuhan Sreseh Sampang, KH. Muhammad Yamani Nawewi Pramian Taman Sreseh, KH.Ayyub Ilyas Mustofa, Kedungdung Modung, PJ kades Noreh, forkomfincam Sreseh, semua panitia dan takmir masjid Al Kholilulloh, jamaah dan tamu undangan.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw ini , bukan sekedar seremonial belaka , melainkan sebagai bentuk keimanan dan ketaqwaan ummat.
Dalam sambutannya ketua Panitia, ustadz Achmad Solihin menyampaikan, ucapan banyak terima kasih atas kehadiran bapak ibu dan hadirin, dengan harapan Ridho dan keikhlasan para hadirin jamaah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw,

” Terimakasih atas dukungan dan partisipasi nya, baik tenaga, biaya, dan waktu nya, semoga mendapatkan ridhoNya alloh SWT,” tutur ustad Acmad Solihin
Dalam ceramah agamanya, pengasuh pondok Pesantren Assazul Muttaqin, Desa Patengteng Kecamatan Modung, kabupaten Bangkalan, KH.Afton Izzul Hasan menyampaikan bahwa, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw, merupakan peristiwa agung yang mana lewat Isra Mi’raj nya, Alloh perintahkan Sholat lima waktu.
” Lewat Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw, Alloh perintahkan sholat lima waktu bagi ummat Islam sampai hari ini,” tuturnya.
Lanjut Afton izzul Hasan, Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa yang menguji keimanan dan ketaqwaan kita, mengapa? Sebab peristiwa Isra’ Mi’raj ini merupakan peristiwa yang tidak masuk akal pada zaman itu, perjalanan isra mi’raj ditempuh dalam satu malam, tanpa iman taqwa mustahil akal manusia menerimanya.
“‘Perjalan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw pada saat itu, di tempuh dalam satu malam, sehingga orang yang tidak punya iman dak Taqwa tidak akan percaya sebab tidak masuk akal,” ungkapnya
Afton izzul Hasan menambahkan, bahwa Isra’ Mi’raj merupakan hadiah dari Alloh atas kegundahan dan kegelisahan atas ditinggalkannya Nabi Muhammad yang telah di tinggal oleh orang orang tercintanya.
” Isra’ Mi’raj ini merupakan hadiah Alloh SWT kepada nabi Muhammad atas kegelisahan dan kegundahan gulana hatinya beliau, karena ditinggal oleh orang orang yang sangat di cintai dan disayangi sama beliau,” ucapnya.
Dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw, dapat kita ambil hikmah, bahwa Isra’ Mi’raj mengajarkan kita agar senantiasa memupuk kecintaan kita kepada nabi Muhammad Saw, dan juga senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta menjaga sholat dan jangan meninggalkan sholat.
” Isra’ Mi’raj mengajarkan kita, untuk meningkatkan sholat lima waktu, agar senantiasa mengingat alloh SWT, dan juga selalu meningkatkan iman dan takwa, agar kelak di Yaumil akhir menjadi ummatNya dan mendapatkan syafaat nabi Muhammad Saw,” pungkasnya.
Dalam peringatan Isra Mi’raj di masjid Al- Kholilulloh, dusun Semtemon Desa Noreh Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang, dimeriahkan Al-Banjari Assalam Noreh, berjalan hikmad, lancar dan tertib, kemudian peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw, ditutup dengan pembacaan doa.
Penulis: Soleh
Editor: redaksi
Sumber: detikposnews.com.






