Foto: GM Pelindo Kalianget, Alief Walie Akbar (tengah) saat di Posko area pelabuhan
SUMENEP – Detikposnews.com // Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) persiapan di Pelabuhan Kalianget tetap dilakukan secara rutin dan optimal, meskipun arus penumpang diprediksi rendah. Hal ini disampaikan oleh JM Pelindo, Alief Walie Akbar saat berada di posko Pelabuhan.
Menurut keterangan JM Pelindo Kalianget, Alief Walie Akbar persiapan yang dilakukan meliputi:
* Peningkatan kebersihan.
* Penyediaan kapal sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
* Penataan jadwal yang lebih teratur.
* Penerapan SOP keamanan yang ketat, termasuk rapat koordinasi dan penempatan posko oleh pihak kepolisian serta posko cek kesehatan oleh petugas kesehatan.
BACA JUGA: Persiapan Pelindo Kalianget Tetap Optimal Meski Kondisi Arus Penumpang Jelang Nataru Sepi
“Kami sudah intensifkan rapat koordinasi dan kolaboratif lintas instansi dan stakeholder untuk bagi-bagi tugas. Posko kesehatan, musala, dan toilet telah disiapkan untuk melayani arus penumpang jelang Nataru. Teman dari Polsek Kalianget sudah buka posko di sini. Udah siap lah saya rasa,” ujar Alief. Selasa (23/12/2025)

Tak hanya itu, fasilitas layanan WIFI gratis juga telah dioperasikan oleh pihak Pelindo di area ruang tunggu penumpang. Semua fasikitas yang tersedia menjadi bagian dari komitmen pihak Pelindo untuk memberikan pelayanan optimal dan adaptif dengan kebutuhan penumpang.
Mengenai arus penumpang, ia mengungkapkan sangat rendah selama jelang Nataru. Berbeda dengan periode lebaran yang biasanya jauh lebih ramai.
“Arus penumpang rendah karena memang Nataru kan gak ada yang mudik. Nah, beda kalau lebaran persiapannya lebih banyak. Kalau ini kan kayak hari biasa aja, malah sepi malah,” jelasnya.
Bahkan, disebutkan bahwa jumlah petugas mungkin lebih banyak daripada penumpangnya.

Meski kondisinya sepi, ia menegaskan bahwa semua persiapan infrastruktur dan keamanan telah dipastikan aman. Cuaca buruk yang sempat diperkirakan juga tidak terjadi secara berkelanjutan, sehingga memungkinkan kapal berlayar dengan tenang untuk mencegah penumpukan di pelabuhan.
Terkait tarif, Alief menuturkan tidak ada perubahan atau kenaikan harga tiket kapal selama periode Nataru. Hal itu tentu berdampak pada omset Pelindo yang diperkirakan tidak akan meningkat signifikan, bahkan cenderung standar seperti tahun-tahun sebelumnya.
” Kayaknya tiap tahun begini, standar ya, karena liburan kan wajar lah semua sepi, semua tidak beraktivitas di pelabuhan,” tutupnya, seraya menambahkan bahwa masyarakat cenderung beralih ke tempat wisata.
Pantauan media, situasi Nataru ini tidak menjadi momentum spesial, karena tidak berdampak adanya peningkatan arus penumpang, khususnya di pelabuhan Pelindo Kalianget. Namun, persiapan tetap dilakukan maksimal demi keamanan dan kenyamanan di area pelabuhan. (Myd)









