
SUMENEP — Polres Sumenep menetapkan operator SPBU di Sumenep dan seorang pembeli sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.
Perkara ini berawal dari laporan polisi yang diajukan Erfandi pada Jumat, 3 Oktober 2025, terkait dugaan pengangkutan BBM bersubsidi tanpa dokumen resmi di Jalan Raya Desa Tanah Merah, Saronggi. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera melakukan pengecekan di lapangan.
Saat pemeriksaan, polisi menghentikan satu unit mobil pikap Mitsubishi L-300 yang dikemudikan pria berinisial MR. Dari hasil pengecekan, petugas menemukan 25 jerigen solar berisi sekitar 30 liter per jerigen, 13 jerigen pertalite masing-masing sekitar 32 liter, serta dua jerigen pertamax masing-masing sekitar 34 liter.
Seluruh BBM itu diduga diangkut tanpa dilengkapi dokumen perizinan yang sah. Pengemudi beserta barang bukti kemudian diamankan guna proses pemeriksaan lebih lanjut.
Tim penyidik menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup. Proses penanganan perkara disebut berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Setelah pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti, penyidik menetapkan operator SPBU dan satu orang sebagai tersangka. Penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum,” ujar pihak kepolisian.
Polisi menegaskan komitmennya untuk menindak setiap bentuk penyalahgunaan BBM subsidi karena distribusinya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.
“Kami akan bertindak tegas apabila ditemukan penyimpangan distribusi BBM subsidi,” tegasnya.
Langkah penegakan hukum tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Ahmadi (45), warga Saronggi, menilai penindakan itu sebagai bentuk keseriusan aparat menjaga distribusi BBM agar tepat sasaran.
“Kami mengapresiasi kinerja polisi. BBM subsidi sangat dibutuhkan masyarakat kecil. Penyalahgunaan tentu merugikan banyak orang,” katanya.
Warga lain, Rahmat (38), berharap penegakan hukum dilakukan secara konsisten agar tidak ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari distribusi BBM subsidi.( Team)






