
Denpasar – Detikposnews.com // Polresta Denpasar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Agung 2026 sebagai langkah awal menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Cipkon Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel tersebut dilaksanakan pada Senin, (2/1/26), bertempat di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar.
Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Kabagops Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, S.H., serta dihadiri oleh Pejabat Utama Polresta Denpasar, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan instansi terkait yang turut mendukung pelaksanaan operasi. Kegiatan apel ditandai dengan penyematan pita tanda operasi pada lengan bahu sebelah kiri kepada perwakilan personel yang telah ditunjuk, sebagai simbol resmi dimulainya Operasi Keselamatan Agung 2026.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan apel membacakan amanat Kapolda Bali yang pada intinya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas kolaborasi serta sinergitas yang selama ini terjalin dalam menjaga Kamseltibcarlantas di wilayah Provinsi Bali. Kapolda Bali menegaskan bahwa Bali sebagai etalase pariwisata nasional dan wajah Indonesia di mata dunia memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Menurut Kapolda Bali, lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian dan menjadi salah satu penunjang utama terwujudnya pariwisata yang berkualitas. Oleh karena itu, stabilitas dan ketertiban lalu lintas harus dijaga secara berkelanjutan, terlebih menjelang momen Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan, permasalahan lalu lintas seperti kemacetan, pelanggaran, hingga kecelakaan lalu lintas juga mengalami tren peningkatan. Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Bali, jumlah pelanggaran lalu lintas pada periode 2024 hingga 2025 tercatat meningkat sebesar 54 persen. Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 juga mengalami kenaikan sebesar 2 persen. Kondisi ini dinilai dapat berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat serta citra pariwisata Bali di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, Polda Bali bersama seluruh jajaran melaksanakan Operasi Keselamatan Agung 2026 selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini melibatkan sebanyak 1.492 personel gabungan dari Polda Bali dan Polres/Polresta jajaran, serta mendapat dukungan penuh dari instansi terkait lainnya.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Agung 2026 mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang humanis, melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, serta imbauan kepada masyarakat pengguna jalan. Selain itu, operasi ini juga didukung dengan penegakan hukum yang profesional dan transparan melalui penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).
Melalui Operasi Keselamatan Agung 2026, Polresta Denpasar berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran serta kecelakaan, sekaligus mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Dengan demikian, keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, dapat terjaga dengan baik serta mendukung citra positif Bali sebagai destinasi pariwisata dunia.





