
Banyuwangi — Detikposnews.com // Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Banyuwangi sukses menggelar Kongres Biasa Tahunan Tahun 2025 pada Sabtu, 27 Desember 2025, bertempat di Pendopo kediaman Ketua PSSI Banyuwangi, Bapak Michael Edy Hariyanto. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi sepak bola Banyuwangi untuk memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah.
Kongres yang berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan ini dihadiri oleh perwakilan dari 75 klub sepak bola se-Kabupaten Banyuwangi. Kehadiran seluruh elemen sepak bola tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen kuat dalam membangun ekosistem sepak bola Banyuwangi yang lebih profesional dan berdaya saing.
Selain para pengurus dan perwakilan klub, kongres juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Deputi PSSI Jawa Timur, Ketua KONI Kabupaten Banyuwangi, serta perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kemajuan sepak bola Banyuwangi.

Dalam agenda utama kongres, para peserta membahas dan mengevaluasi program kerja PSSI Banyuwangi sepanjang tahun 2025, termasuk perkembangan kompetisi lokal, pembinaan usia dini, hingga kesiapan Banyuwangi dalam menghadapi berbagai event sepak bola tingkat regional dan nasional.
Salah satu poin strategis yang menjadi sorotan dalam kongres tersebut adalah pembahasan perubahan statuta PSSI Banyuwangi. Perubahan statuta ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap regulasi terbaru PSSI pusat sekaligus upaya memperkuat struktur organisasi agar lebih transparan, profesional, dan adaptif terhadap dinamika perkembangan sepak bola modern.
Ketua PSSI Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kongres ini bukan sekadar forum tahunan, melainkan wadah konsolidasi seluruh insan sepak bola Banyuwangi untuk merumuskan arah kebijakan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kongres ini menjadi ruang musyawarah bersama untuk memperkuat fondasi organisasi dan menyamakan visi dalam membangun sepak bola Banyuwangi yang lebih maju, kompetitif, dan berprestasi,” ujar Michael.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pengurus PSSI, klub, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga agar pembinaan atlet dapat berjalan secara sistematis dan berkesinambungan.
Sementara itu, Deputi PSSI Jawa Timur dalam arahannya mengapresiasi soliditas PSSI Banyuwangi yang dinilai mampu menjaga dinamika organisasi tetap kondusif dan produktif. Ia berharap Banyuwangi dapat terus menjadi salah satu barometer pembinaan sepak bola di wilayah Jawa Timur.
Ketua KONI Banyuwangi dan perwakilan Dispora Kabupaten Banyuwangi juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program pembinaan yang digagas PSSI Banyuwangi, khususnya dalam mencetak atlet-atlet muda potensial yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Kongres Biasa Tahunan PSSI Banyuwangi 2025 ditutup dengan kesepakatan bersama seluruh peserta untuk mengawal implementasi hasil kongres, memperkuat pembinaan usia dini, serta meningkatkan kualitas kompetisi lokal sebagai fondasi utama pembangunan sepak bola Banyuwangi ke depan.
Dengan semangat persatuan dan kolaborasi yang terbangun melalui kongres ini, PSSI Banyuwangi optimistis mampu membawa sepak bola daerah menuju prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang.







