
Banyuwangi — Detikposnews.com // Rumah Kebangsaan Cipayung Plus, sebagai forum dan aliansi lintas organisasi kemahasiswaan nasional di Indonesia, menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun yang berlangsung khidmat dan penuh makna kebangsaan di Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi, serta perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Acara ini menjadi ruang dialog strategis antara mahasiswa, aparat kepolisian, dan elemen masyarakat untuk mengevaluasi perjalanan bangsa sepanjang tahun sekaligus merumuskan komitmen bersama menghadapi tantangan ke depan, khususnya dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan.
Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan dan penjaga moral bangsa. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab historis dalam menjaga persatuan di tengah dinamika sosial, politik, dan perkembangan teknologi yang begitu pesat.
“Mahasiswa adalah kekuatan moral dan intelektual bangsa. Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai ruang refleksi bersama untuk meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai Pancasila, kebhinekaan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kombes Pol. Rama.
Kapolresta juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk terus menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya menjelang momentum penting nasional di tahun mendatang.
Sementara itu, perwakilan Rumah Kebangsaan Cipayung Plus menyampaikan bahwa kegiatan refleksi ini bertujuan mempererat sinergi antara generasi muda dan aparat negara dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga stabilitas nasional, demokrasi, serta semangat kebangsaan.
Diskusi berlangsung dinamis, membahas berbagai isu aktual mulai dari tantangan demokrasi, peran pemuda dalam pembangunan, ancaman disintegrasi, hingga pentingnya literasi digital sebagai benteng menghadapi hoaks dan polarisasi sosial.
Suasana semakin hangat ketika di penghujung acara, para mahasiswa memberikan cinderamata hasil karya kreatif mahasiswa kepada Kapolresta Banyuwangi sebagai bentuk apresiasi dan simbol persaudaraan antara mahasiswa dan institusi kepolisian. Cinderamata tersebut mencerminkan semangat kolaborasi, kreativitas, serta harapan besar generasi muda terhadap masa depan bangsa.
Menerima cinderamata tersebut, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan rasa terima kasih dan mengaku sangat terkesan dengan karya yang diberikan.
“Ini bukan sekadar cinderamata, tetapi simbol kepercayaan dan persahabatan antara mahasiswa dan Polri. Semoga kebersamaan ini terus terjalin untuk Indonesia yang lebih kuat dan bersatu,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan deklarasi komitmen kebangsaan, menegaskan tekad bersama mahasiswa dan Polresta Banyuwangi untuk terus menjaga persatuan, merawat toleransi, dan mengawal masa depan Indonesia yang lebih bermartabat.
Editor : Marta Detikposnews







