
SUMENEP – Detikposnews.com // Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. diduga menjadi ladang korupsi, yang memantik sorotan sejumlah media. Senin (22/09/2025)
Pasalnya, anggaran proyek kurang lebih Rp195 juta tersebut telah berjalan sejak Agustus 2025. Namun belum menunjukkan progres signifikan dan jauh dari mutu dan kualitas pekerjaan sesuai perencanaan.
Saat Tim investigasi media turun kelapangan, menemukan adanya kejanggalan pekerjaan di lapangan, baik dari penggalian dasar, bahan material, dan spesifikasi pembangunannya.
Menurut Asmuni, aktivis muda Sumenep saat dikonfirmasi di lapangan menyebutkan bahwa bahan material batunya menggunakan bahan sisa batu galian C, dan sisa bahan bangunan asal.
“ Lucunya, proyek P3-TGAI yang seharusnya ada sumber airnya, justru ditemukan tidak ada. Dan bahan material batunya ini malah dari bekas galian C dan pembangunannya ini terkesan asal-asalan, dan juga penggaliannya disinyalit tak sesuai perencanaan,” pungkasnya. Senin (22/09/2025)
Minimnya transparansi, keterlambatan pengerjaan, serta lemahnya pengawasan membuat proyek P3-TGAI tersebut diduga berpotensi menjadi ladang bancakan.
Dengan kondisi itu diharapkan, pemerintah dan pihak berwenang segera turun tangan melakukan evaluasi, agar anggaran negara yang berasal dari rakyat, benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Hingga berita ini tayang, baik dari pihak kepala desa setempat, pihak pelaksana maupun Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) setempat belum bisa ditemui karena keterbatasan akses konfirmasi. Namun, upaya konfirmasi lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak yang dimaksud. (Myd)






