
BANYUWANGI — Detikposnews.com // Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat, Yayasan PDM Muhammadiyah Kecamatan Cluring menggelar perekrutan calon tenaga kerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, pada Rabu (12/11/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dapur BGN Desa Benculuk mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan diikuti oleh 242 calon pegawai.
Perekrutan ini diselenggarakan dengan dukungan penuh aparat TNI, di antaranya Danramil 0825/07 Cluring Kapten Inf Lukman Hartadi, Bati Puanter Staf Ter Kodim 0825/Banyuwangi Serka Sutrisno, serta tiga anggota Koramil Cluring yang turut memantau jalannya kegiatan agar berlangsung tertib dan aman. Hadir pula Ketua Yayasan PDM Muhammadiyah, Bapak Tamyis Rosyidi, bersama empat stafnya, Ketua Tim SPPI, Rengga, bersama delapan staf, dan Kepala Dapur, Umar Abdul Rosyid.
Kegiatan seleksi berlangsung dalam beberapa tahap, dimulai dari absensi peserta, pemeriksaan berkas lamaran, hingga tahap wawancara (interview) oleh tim seleksi. Proses wawancara ini bertujuan menggali kemampuan dan kesiapan para calon pegawai dalam mendukung operasional dapur gizi di bawah naungan Yayasan Muhammadiyah.
“Kami ingin memastikan tenaga kerja yang diterima benar-benar kompeten, memahami standar gizi, serta mampu menjaga kualitas dan keamanan pangan. Ini bukan sekadar perekrutan, tapi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang profesional di bidang pelayanan gizi,” ujar Bapak Tamyis Rosyidi, Ketua Yayasan PDM Muhammadiyah Cluring.

Sementara itu, Danramil 0825/07 Cluring Kapten Inf Lukman Hartadi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan gizi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini adalah langkah konkret dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan ketahanan pangan. TNI siap mendukung agar pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Proses seleksi yang berlangsung hingga pukul 13.00 WIB ini berjalan tertib, aman, dan lancar. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti setiap tahapan. Panitia menilai kegiatan ini sebagai bagian penting dari strategi peningkatan kualitas pelayanan gizi di tingkat desa.
Menurut catatan resmi panitia, perekrutan tenaga kerja SPPG memiliki sejumlah tujuan utama, antara lain:
Memastikan kualitas gizi dan keamanan pangan.
Mengisi kebutuhan tenaga kerja profesional di dapur gizi.
Meningkatkan efisiensi operasional dan inovasi dalam penyajian makanan bergizi.
Menjamin penerapan standar gizi dan protokol kesehatan.
Mendorong kreativitas dalam penyajian makanan yang sehat dan menarik.
Melalui perekrutan ini, diharapkan tenaga kerja yang terpilih dapat memperkuat peran SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) sebagai garda terdepan dalam memastikan anak-anak dan masyarakat Banyuwangi mendapatkan asupan gizi yang sehat, aman, dan bergizi seimbang.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, lembaga sosial, dan masyarakat dalam mendukung visi besar pemerintah untuk membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.








