
Tebing Tinggi – Detikposnews.com // Mendag Budi Santoso bersama Wakil Gubernur Sumut H. Surya dan Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih saat melepas pengiriman ekspor keripik pisang keling Tebing Tinggi ke negara Malaysia
Menteri Perdagangan Mendag RI, Budi Santoso bersama Wakil Gubernur Sumut H. Surya dan Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih melepas pengiriman ekspor keripik pisang kepok keling Tebing Tinggi ke negara Malaysia dalam kunjungan kerjanya ke Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara, Jumat (27/02/2026) jam 12.30 WIB.
Sebelumnya rombongan Mendag Budi Santoso bersama Forkompinda Tebing Tinggi, mewakil Kapolda Sumut, Satgas Pangan Sumut dan pengimpor makanan ringan Muhamad Yunus memantau langsung harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Gambir dan Irian Supermarket di bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H/2026 sekaligus berinteraksi langsung dengan para pedagang.
Ia memastikan harga bahan pokok masih stabil dan stok komoditas barang masih mencukupi hingga Idul Fitri ini.
Di kesempatan yang sama, Mendag RI juga melihat produk UMKM lokal Tebing Tinggi sekalgus meresmikan Pusat Konveksi di Pasar Kain.
Mendag Budi Santoso dalam sambutannya menyampaikan kunjungan ini untuk memastikan harga bahan pokok di Kota Tebing Tinggi di bulan Ramadhan dan persiapan pada Idul Fitri.
“Sesuai dengan informasi bapak Wali Kota dan hasil pantauan, semua harga masih normal dan stok komoditas mencukupi,” sebutnya.
Lanjutnya, mendah Budi Santoso sekaligus meresmikan Pusat Konveksi di Pasar Kain. Kita sudah lihat produknya dan layak untuk dipasarkan.

Ia berharap agar semua masyarakat bisa menggunakan produk lokal untuk menghidupkan UMKM di daerah masing-masing.
Mendag menjelaskan bahwa tahun 2025 Kementeriam Perdagangan sudah memfasilitasi 1200 produk UMKM dalam negeri yang sudah bertransaksi jual beli.
Untuk itu, jangan hanya keripik pisang saja yang di ekspor, namun masih banyak produk UMKM lain yang dapat menembus pasar di luar negeri.
“Kami siap memfasilitasinya, dengan mengundang Pemko Tebing Tinggi untuk mengikuti pameran seperti grand expo. Karena kita akan membawa buyer luar negeri, seperti yang lalu sampai 8.000 buyer,” sebutnya.
Sebelumnya Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menyampaikan ,bahwa Kota Tebing Tinggi merupakan kota dengan wilayah relatif kecil dan kemampuan keuangan daerah yang terbatas, namun memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi bagi daerah sekitar.
Meski memiliki luas wilayah sekitar 38,44 kilometer persegi dengan jumlah penduduk kurang lebih 183 ribu jiwa yang tersebar di lima kecamatan dan 35 kelurahan, Kota Tebing Tinggi menjadi pusat transaksi ekonomi bagi sejumlah daerah penyangga seperti Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Batubara.
“Bahkan sekitar 10 kecamatan dari wilayah sekitar masih melakukan aktivitas perdagangan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di kota ini,” ucapnya.
Menurut Wali Kota, harga sembako di Tebing Tinggi masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Stabilitas harga tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah yang rutin mengikuti rapat Tim Pengendalian Inflasi serta menggelar pasar murah setiap minggu dan setiap bulan untuk membantu masyarakat,” cetusnya.
tim reporter






