
Tebing Tinggi – Detikposnews.com // Situasi antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, terjadi pada Sabtu pagi (7/3/2026)
Pemandangan ini terlihat salah satunya di SPBU 14.206.1136, Jalan Setia Budi (Brohol), di mana warga rela mengantre berjam-jam sejak pagi hari untuk mendapatkan bahan bakar.
Kondisi ini memicu kepanikan di masyarakat (panic buying) yang dipicu beredarnya informasi di media sosial terkait keterbatasan stok nasional akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Selain itu, penyesuaian distribusi dan dugaan pembatasan di beberapa titik meningkatkan beban antrean di SPBU Pertamina.
Pantauan di lapangan menunjukkan, panjangnya antrean menyebabkan harga BBM eceran di tingkat pengecer melonjak drastis.

Padahal Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memberikan klarifikasi resmi guna meredam kekhawatiran masyarakat. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk tenang.
Pemerintah memastikan pasokan BBM aman hingga Lebaran 2026. Isu stok yang beredar dinilai salah interpretasi, karena merujuk pada kapasitas penyimpanan (storage), bukan habis total.
Pertamina saat ini tengah mengoptimalkan distribusi ke seluruh SPBU untuk mengatasi keterlambatan suplai. Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan agar situasi segera kembali normal.
Pihak kepolisian (Polres) setempat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif dengan tidak melakukan penimbunan ataupun penyalahgunaan BBM.
Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan praktik penimbunan atau penjualan yang tidak sesuai aturan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
(Jhon)







