
KAUR – Detikposnews.com // Aparat kepolisian dari Polsek Muara Sahung, jajaran Polres Kaur, menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Kendau, wilayah Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, pada Rabu (11/3/2026) dini hari.
Informasi awal diterima pihak kepolisian dari dua warga yang menjadi saksi mata, yakni Deka Permansyah (24), seorang petani warga Desa Tri Tunggal Bakti, serta Rendi Apriansyah (15), pelajar asal Desa Ulak Bandung. Keduanya melaporkan adanya sesosok tubuh manusia yang ditemukan di aliran Kali Kendau kepada pihak kepolisian setempat.
Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Muara Sahung IPDA Suharno, S.H., bersama personel langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan proses evakuasi terhadap korban yang diduga hanyut di aliran sungai tersebut.
Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat setempat. Turut mendampingi kegiatan evakuasi tersebut Kepala Desa Ulak Bandung, Didi Hirawansa, bersama sejumlah warga yang turut membantu proses pengangkatan korban dari aliran sungai.
Kapolsek Muara Sahung, IPDA Suharno, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 03.00 WIB, kemudian segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban sekaligus melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan.
Menurut keterangan saksi, penemuan mayat tersebut terjadi saat para saksi sedang mencari dan membersihkan rebung bambu di sekitar kawasan sungai untuk dibawa pulang. Ketika sedang beraktivitas, salah satu saksi melihat sesuatu yang mencurigakan di tengah aliran sungai.

Setelah diperhatikan lebih dekat, saksi terkejut melihat sosok mayat yang tersangkut di sebuah batu besar di tengah aliran Sungai Kendau. Menyadari temuan tersebut, para saksi segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani.
Berdasarkan hasil identifikasi di lokasi, diketahui korban bernama Nirwan (40), berjenis kelamin laki-laki dan berprofesi sebagai petani. Korban merupakan warga Desa Ulak Lebar, Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur.
Keterangan dari pihak keluarga, khususnya istri korban bernama Sulastri, mengungkapkan bahwa pada hari sebelumnya korban sempat berpamitan setelah sahur untuk pergi mencari ikan di sekitar sungai. Namun hingga siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, korban belum juga kembali ke rumah.
Merasa khawatir dengan kondisi suaminya, Sulastri kemudian berinisiatif menunggu di rumah kerabatnya yang berada di Desa Ulak Bandung, Kecamatan Muara Sahung, sambil berharap suaminya segera pulang.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban, ditemukan adanya luka pada bagian kepala depan atau kening yang diduga akibat benturan keras. Dari dugaan sementara, korban kemungkinan terpeleset saat berada di sekitar sungai sehingga terjatuh dan hanyut terbawa arus.
Pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah. Keluarga juga menyatakan tidak keberatan atas kejadian yang menimpa korban serta bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan proses autopsi terhadap jenazah.
Dengan adanya pernyataan resmi dari keluarga tersebut, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan secara layak sesuai dengan adat dan ketentuan yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar sungai, untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari. Aparat kepolisian juga mengimbau warga agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar.






