Foto: Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, S.Pd., M.KP.. Bersama Gubernur Jawa Timur Hj. Dr. (H.C.) Dra. Khofifah Indar Parawansa, M.Si..
BANYUWANGI – Detikposnews.com // Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga pengakuan dunia terhadap kekayaan alam dan warisan geologi melalui langkah strategis menghadapi proses revalidasi UNESCO Global Geopark. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memastikan kawasan geopark tetap memenuhi standar internasional sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas bersama Abdul Hamid Wahid melakukan audiensi dengan Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas daerah dalam menghadapi tahapan revalidasi yang menjadi penentu keberlanjutan status geopark di tingkat global. Rabu (15/04/2026)
Dalam audiensi tersebut, dibahas berbagai aspek penting yang menjadi indikator penilaian, mulai dari pengelolaan kawasan, pelestarian warisan geologi, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar. Pemerintah daerah menyadari bahwa keberhasilan revalidasi tidak hanya bergantung pada keindahan alam semata, tetapi juga pada tata kelola yang berkelanjutan serta keterlibatan aktif masyarakat lokal.
Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menegaskan bahwa geopark bukan sekadar destinasi wisata, melainkan sebuah kawasan edukasi yang memiliki nilai ilmiah, budaya, dan ekonomi. Oleh karena itu, penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta promosi berbasis konservasi terus dilakukan secara terintegrasi.
Senada dengan itu, Abdul Hamid Wahid menyampaikan pentingnya kolaborasi antarwilayah dalam mengelola geopark yang sebagian besar berada di dua kabupaten tersebut. Ia menekankan bahwa sinergi menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pengelolaan dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh lembaga internasional.
Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan Banyuwangi dan Bondowoso. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memfasilitasi dan mengoordinasikan berbagai kebutuhan dalam proses revalidasi, termasuk penguatan kebijakan, promosi, serta pendampingan teknis.
Kolaborasi lintas daerah ini diharapkan mampu memastikan seluruh aspek penilaian terpenuhi secara optimal. Selain itu, langkah ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing geopark sebagai destinasi unggulan berbasis konservasi yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan persiapan yang matang dan sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan provinsi, revalidasi UNESCO Global Geopark diharapkan tidak hanya mempertahankan status yang telah diraih, tetapi juga semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional sebagai negara yang kaya akan warisan geologi dan berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Lebih jauh, keberhasilan revalidasi ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pengembangan ekonomi lokal, peningkatan sektor pariwisata, serta pelestarian budaya dan lingkungan secara berkelanjutan.
(Marta detikposnews)





