
SITUBONDO – Detikposnews.com // Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran terus dilakukan oleh para tenaga pendidik di berbagai daerah. Salah satu inovasi menarik datang dari SD Negeri 3 Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Seorang guru, Sanat Wahyudi, S.Pd., berhasil menerapkan metode pembelajaran berbasis teknologi melalui sistem PID (Papan Interaktif Digital) di dalam kelas.
Penerapan sistem PID tersebut merupakan bagian dari gerakan inovasi pendidikan “Gesit Aktif Ber-PID” yang berkembang di wilayah Kabupaten Situbondo. Program ini mendorong para guru untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang interaktif, efektif, dan menyenangkan bagi siswa.
Dalam kegiatan pembelajaran terbaru, Sanat Wahyudi memanfaatkan situs pembelajaran interaktif bernama Polipet untuk mengajarkan materi matematika, khususnya terkait pengukuran besar sudut. Dengan menggunakan papan interaktif digital, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga dapat langsung berinteraksi dengan materi yang ditampilkan. Vidio 👇👇👇
“Melalui Polipet, siswa bisa melakukan berbagai manipulasi objek seperti menggeser, memutar, hingga menggabungkan bentuk. Ini membuat mereka lebih mudah memahami konsep sudut secara visual dan praktis,” ujar Sanat Wahyudi saat ditemui di sela kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, penggunaan teknologi seperti PID sangat membantu dalam menciptakan suasana belajar yang tidak monoton. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hal ini juga berdampak positif terhadap peningkatan minat belajar, khususnya pada mata pelajaran matematika yang selama ini kerap dianggap sulit.
Tak hanya itu, penerapan sistem PID juga sejalan dengan perkembangan zaman di era digitalisasi pendidikan. Guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan teknologi guna menciptakan metode pembelajaran yang relevan dan menarik bagi generasi saat ini.
Para siswa pun mengaku lebih senang mengikuti pelajaran dengan metode ini. Mereka merasa belajar menjadi seperti bermain, namun tetap memahami materi dengan baik. Interaksi langsung melalui layar digital membuat mereka lebih percaya diri dalam mencoba dan menjawab soal.
Inovasi yang dilakukan oleh Sanat Wahyudi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para guru lainnya, khususnya di Kabupaten Situbondo, untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi secara optimal, kualitas pembelajaran diharapkan semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang cerdas serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang penerapan sistem PID dalam pembelajaran tersebut, dapat menyaksikan video dokumentasi kegiatan yang telah disiapkan oleh guru bersangkutan. Melalui tayangan tersebut, terlihat secara nyata bagaimana teknologi mampu mengubah suasana kelas menjadi lebih hidup dan interaktif.
(Marta detikposnews)




