
Gresik – detikposnews.com –
Malam pergantian tahun baru Islam yang jatuh pada 1 Muharram 1448 Hijriah atau 16 Juni 2026 Masehi di Desa Munggugianti terasa berbeda. Tepat di Dusun Munggu RT 05 RW 02, warga berkumpul di depan halaman Mulayadi selaku penasehat di lingkungan warga RT 05 RW 02 benjeng gresik,untuk menggelar acara Tasyakuran Malam 1 Suro. Hadroh al- hasam jadi hiburan dalam acara tersebut, Senin malam ( 16/06/2026 ).
Acara di mulai sehabis sholat isak ( 19,00, wib.) suasana sudah hangat. bapak-bapak, ibu-ibu,dan Anak anak hingga sesepuh dusun duduk bersama, Acara dibuka dengan pembacaan istigosah dan tahlil bersama, dan dilanjutkan dzikir dan doa akhir tahun serta awal tahun. Lantunan doa dipanjatkan untuk memohon ampunan atas segala khilaf setahun yang lalu, serta memohon keselamatan, kesehatan, dan rezeki yang berkah untuk setahun ke depan.

” Mari kita bersama sama, di tahun baru Islam ini bermunasabah, mohon ampunan kepala Alloh , atas dosa kita setahun yang lalu, atas segala khilaf, dosa yang kita perbuat, semoga alloh mengampuni dosa dosa kita, memohon petunjuk keselamatan, kesehatan dan memohon rezeki yang barokah di tahun yang akan datang,” tutur ustadz Abdul Rohim salah satu tokoh agama setempat.
Ketua RT 05, dusun munggu desa munggugiyanti, Supriyanto, dalam sambutannya mengajak warga menjadikan 1 Muharram sebagai momen muhasabah. Tahun baru Islam bukan pesta kembang api, tapi tahun baru hijrah. Yuk kita perbaiki diri, pererat silaturahmi, dan jaga kerukunan di di dusun atau dilingkungan RT 05. RW 02.
” Tahun baru Islam yang jatuh pada tanggal 1 Muharram 1448 hijriah atau bertepatan dengan 16 Juni 2026 Masehi, bukan pesta kembang api atau acara obor keliling semata, namun, sebagai tahun baru Islam yang hijrah, perbaiki diri, pererat hubungan silaturahim dengan sesama, dan saling menjaga kekompakan, kerukunan terutama di lingkungan sekitar,” ucapnya.
Sebagai wujud syukur, warga berbondong bondong membawa Asahan, ada yang membawa buah buahan, tumpeng dan beraneka macam yang dibawa warga.
Puncak acara diisi lantunan sholawat oleh grup HADROH AL-HASAM, Tabuhan rebana berpadu dengan suara kompak jamaah melantunkan puji – pujian kepada Nabi Muhammad Saw. Suasana jadi semakin khidmat dan juga merinding.
” 1 Suro bukan sekedar pergantian tahun, tapi momen kita refleksi diri dan mempererat tali silaturahmi Dengan do’a bersama dan sholawat, semoga dusun Munggu semakin aman, tentrem, dan rukun,” pungkasnya.
Di Dusun Munggu RT 05 RW 02, Malam 1 Suro bukan sekadar tradisi. Tapi pengingat bahwa hidup akan lebih tenang kalau dimulai dan dijalani dengan doa.
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama, dan diiringi lantunan Sholawat oleh HADROH AL-HASAM, acara tradisional ini penuh makna kebersamaan.
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.
Penulis : Noeradi
Editor : Soleh
Sumber: detikposnews.com








