
Tebingtinggi//Sumut/ Detikposnews.com –Sejumlah organisasi kemasyarakatan Ormas) mengapresiasi sikap tegas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) bersama jajaran terus menggencarkan pemberantasan peredaran narkotika di berbagai wilayah.
Dalam kurun waktu 12 hari terakhir, aparat berhasil mengungkap 553 kasus tindak pidana narkotika dengan 680 tersangka yang diamankan.
Ustadz Muslim istiqomah,SSQ,C.TP.sangat mendukung dan meminta agar lebih gencar memerangi barang Haram yang sangat merasa Generasi, demikian juga ketua GEMAN Azwin Tanjung, meminta agar APH terus bekerja maksimal, sementara ketua PPP-AD zulfikar Nasution menegaskan Ormasnya Sangat mendukung APH dalam memberantas Narkoba yang menyebabkan banyak kejahatan kejahatan lainnya.
Kita menyaksikan Berdasarkan hasil penindakan yang dihimpun hingga Sabtu (24/5/2026) pukul 20.00 WIB, petugas menyita barang bukti narkotika dengan total 101.855,63 gram dan 1.220 ml, dengan rincian 13.281,14 gram ganja, 53 batang tanaman ganja, 33.814,99 gram sabu, 488,75 butir pil ekstasi setara 1.365,30 gram, dua vape mengandung narkotika (20 ml), serta 120 vape mengandung etomidate (1.200 ml).
Selain pengungkapan kasus, jajaran Polda Sumut juga melaksanakan 116 kegiatan penindakan di lokasi rawan narkoba. Dari kegiatan tersebut, petugas berhasil mengungkap 61 kasus, mengamankan 86 tersangka, menyita 224,36 gram sabu, 2.256,25 gram ganja, serta 118,25 butir pil ekstasi, sekaligus membongkar dan memusnahkan 32 barak atau gubuk yang diduga menjadi tempat aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Di sisi lain, langkah pengawasan dan pencegahan juga diperluas dengan melakukan 33 kegiatan pemeriksaan dan penindakan di tempat hiburan malam yang tersebar di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan serta peredaran narkotika di ruang-ruang publik.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, melalui Kabid Humas Kombes pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di Sumatera Utara.
Ustadz Muslim menambahkan, Bahwa Negara tidak boleh kalah dengan pelaku kejahatan, apapun itu maka APH harus bersih dan tegas, sehingga benar-benar berjalan sesuai dengan harapan kita semua, (Iriadi).







