
Banyuwangi – Detikposnews.com // Suasana Lapangan Upacara SMKN Wongsorejo, Dusun Krajan, Desa Wongsorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi tampak berbeda pada Rabu (15/7/2026) pagi. Sekitar 300 siswa kelas XI berkumpul sejak pukul 07.30 WIB. Bukan untuk upacara biasa, melainkan untuk “digembleng” langsung oleh jajaran TNI dari Koramil 0825/15 Wongsorejo.
Para siswa ini mendapatkan pembekalan khusus mengenai kedisiplinan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Langkah ini diambil pihak sekolah berkolaborasi dengan TNI untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki rasa cinta tanah air sejak dini. Di era modern ini, kedisiplinan dinilai menjadi kunci utama agar para siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki mentalitas yang kuat.
“Kegiatan ini penting untuk menanamkan jiwa patriotisme dan kedisiplinan prajurit yang diterapkan pada siswa. Kami ingin mereka siap menghadapi tantangan masa depan dengan mental yang kokoh,” ujar Peltu I Gede Merta selaku Batuud Koramil Wongsorejo yang memimpin langsung jalannya latihan.
Sinergi Kuat Sekolah dan TNI
Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Kehadiran personel TNI memberikan warna baru bagi para siswa. Turut hadir mendampingi jalannya latihan ini antara lain:
– Peltu I Gusti Mertha (Batuud Koramil Wongsorejo)
– 3 Anggota Koramil Wongsorejo sebagai instruktur lapangan
– Bapak Eko (Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan)
– Staf Pengajar dan Karyawan SMKN Wongsorejo
Dari Teori hingga Praktik Lapangan yang Disiplin
Bagaimana jalannya latihan kedisiplinan ini? Pihak Koramil tidak langsung menerjunkan siswa ke lapangan tanpa bekal. Rangkaian kegiatan dirancang secara sistematis:
1. Pemberian Teori Kedisiplinan: Siswa diberikan pemahaman mendasar mengenai pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja nantinya.
2. Pemahaman Gerakan PBB: Instruktur dari Koramil memperagakan gerakan baris-berbaris yang benar, mulai dari sikap sempurna, jalan di tempat, hingga langkah tegap.
3. Praktik Lapangan: Siswa langsung mempraktikkan materi di bawah pengawasan ketat namun humanis dari para personel TNI.
Meski di bawah terik matahari pagi, ratusan siswa tampak antusias mengikuti instruksi demi instruksi yang diberikan oleh para pelatih. Hingga akhir kegiatan, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Sinergi positif ini diharapkan dapat terus berlanjut demi mencetak generasi emas Banyuwangi yang berkarakter.




