
SRONO – Detikposnews.com // Babinsa Desa Wonosobo, Koramil 0825-08/Srono, Serka Timbul Suyatno memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 SRONO, Desa Wonosobo Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, (15/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan di lapangan sekolah sebagai bagian dari pembinaan karakter bagi peserta didik pada awal tahun ajaran baru. Materi PBB diberikan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, serta jiwa kepemimpinan kepada para siswa.
Kepala SMAN 1 Srono, Suryadi, S.Pd., hadir bersama jajaran guru mendampingi kegiatan yang juga diikuti Serka Timbul Suyatno beserta anggota Koramil 0825-08/Srono. Peserta terdiri atas siswa-siswi SMAN 1 Srono yang mengikuti rangkaian kegiatan MPLS.
Dalam pelatihan tersebut, para siswa mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik gerakan dasar Peraturan Baris Berbaris, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga gerakan berpindah tempat. Latihan dilakukan secara bertahap agar peserta memahami pentingnya kedisiplinan, ketelitian, dan kerja sama dalam setiap gerakan.
Serka Timbul Suyatno mengatakan, keterlibatan TNI melalui Babinsa dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Melalui latihan PBB, para siswa tidak hanya belajar tentang baris-berbaris, tetapi juga dilatih untuk memiliki rasa tanggung jawab, kekompakan, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari maupun proses belajar di sekolah,” ujarnya.
Pihak sekolah mengapresiasi dukungan Koramil 0825-08/Srono yang secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan MPLS. Sinergi antara sekolah dan TNI diharapkan terus terjalin guna menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu membentuk peserta didik berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari para siswa yang mengikuti pelatihan.




