Kanan : Kombespol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H (Kapolresta Banyuwangi) KIRI : Kombespol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M. (Kepala BNNK Banyuwangi)
BANYUWANGI – Detikposnews.com // Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Polresta Banyuwangi yang berlangsung di Mapolresta Banyuwangi pada Selasa (21/7/2026).
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., dan diterima oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, serta semangat kebersamaan untuk memperkuat kolaborasi dalam memerangi ancaman narkotika di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Dalam kesempatan tersebut, kedua institusi membahas berbagai strategi penguatan koordinasi pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Pembahasan meliputi aspek pencegahan, penegakan hukum, rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba, hingga peningkatan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu, BNNK Banyuwangi dan Polresta Banyuwangi sepakat untuk meningkatkan kerja sama melalui berbagai kegiatan konkret, seperti sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan pendidikan, masyarakat, instansi pemerintah, hingga penguatan pertukaran informasi dalam rangka mendukung langkah-langkah penegakan hukum terhadap jaringan peredaran narkotika.
Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, menegaskan bahwa keberhasilan perang melawan narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi faktor utama dalam menghadapi modus operandi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang terus berkembang mengikuti dinamika zaman.
Ia menyampaikan bahwa kolaborasi yang kuat antara BNNK dan Polresta Banyuwangi diharapkan mampu memperluas jangkauan program P4GN, baik melalui tindakan preventif maupun represif, sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi kelompok paling rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.
“Sinergitas antarinstansi merupakan modal penting dalam menciptakan sistem pencegahan yang lebih efektif. Dengan kerja sama yang solid, kita optimistis dapat mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, menyampaikan bahwa Polresta Banyuwangi berkomitmen penuh mendukung setiap langkah yang dilakukan BNNK Banyuwangi dalam mewujudkan Kabupaten Banyuwangi yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, baik aparat penegak hukum, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun masyarakat secara luas.
Ia juga menegaskan bahwa Polresta Banyuwangi akan terus bersinergi dalam mendukung pelaksanaan program P4GN melalui penguatan koordinasi, operasi penegakan hukum, serta kegiatan preventif yang mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika.
Audiensi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk terus mempererat koordinasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program P4GN di Banyuwangi. Kedua institusi sepakat menjadikan kerja sama yang telah terjalin sebagai fondasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Dengan semakin eratnya sinergi antara BNNK Banyuwangi dan Polresta Banyuwangi, diharapkan berbagai upaya pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta edukasi mengenai bahaya narkoba dapat berjalan lebih optimal. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Banyuwangi Bersinar (Bersih Narkoba), sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.





