
DETIKPOSNEWS.COM |JAMBI – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di RT 25, Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, masih dalam penanganan petugas gabungan, Minggu (9/8/2026).
Personel TNI-Polri bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi dan BPBD Kabupaten Muaro Jambi terus dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke wilayah lainnya.
Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama jajaran terkait turun langsung meninjau kondisi Karhutla di lokasi. Pengecekan dilakukan untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal serta melihat langsung perkembangan situasi di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Rivianto, S.I.K., M.H., Kasi Ops Korem 042/Gapu Letkol Inf. Wahyu Alfian, Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, S.H., M.H., serta personel Aman Nusa II Polres Muaro Jambi.
Rombongan mengecek sejumlah titik yang terdampak Karhutla sekaligus melihat upaya petugas dalam mengendalikan api. Hingga Minggu, proses pemadaman masih terus dilakukan oleh personel gabungan.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menaruh perhatian serius terhadap penanganan Karhutla di wilayah Provinsi Jambi. Melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Kapolda menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur terkait.
“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Polda Jambi bersama TNI, BPBD dan seluruh stakeholder akan terus bersinergi melakukan upaya pemadaman serta memastikan kondisi di lapangan dapat dikendalikan,” ujar Erlan.
Menurutnya, personel gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengendalian api. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas serta mengurangi risiko terhadap masyarakat dan lingkungan.
Polda Jambi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan untuk kepentingan apa pun.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” katanya.
Polda Jambi mengapresiasi keterlibatan Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, TNI, BPBD serta seluruh personel yang hingga kini masih berjibaku menangani Karhutla di Sungai Gelam.
Penanganan di lapangan akan terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman dan potensi penyebaran api dapat dikendalikan. (RN)




