
Banyuwangi – Detikposnews.com // Upaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Perindustrian (Disnakertrans). Salah satunya dengan menerima kunjungan dari PT Permodalan Nasional Madani dalam rangka koordinasi pelaksanaan rekrutmen tenaga kerja.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha guna menciptakan sistem rekrutmen tenaga kerja yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai aspek teknis serta mekanisme perekrutan yang dapat membuka peluang lebih luas bagi masyarakat Banyuwangi.
Disnakertrans Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja sekaligus menjembatani kepentingan perusahaan dengan potensi sumber daya manusia lokal. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan proses rekrutmen tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu menjangkau lebih banyak pencari kerja, khususnya dari kalangan usia produktif.
Pihak PT Permodalan Nasional Madani juga menyampaikan kesiapan mereka dalam mendukung program pemerintah daerah melalui pembukaan peluang kerja yang inklusif. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, PNM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
Kepala Disnakertrans Banyuwangi menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan sektor swasta. Menurutnya, sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja di daerah.
“Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam upaya kita menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Banyuwangi. Dengan dukungan dunia usaha, kita optimis mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Selain fokus pada rekrutmen, pertemuan ini juga membahas pentingnya pembinaan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri. Hal ini dinilai krusial agar tenaga kerja Banyuwangi tidak hanya terserap, tetapi juga mampu berkembang dan berkontribusi secara maksimal di dunia kerja.
Dalam konteks pembangunan daerah, langkah ini sejalan dengan visi Kabupaten Banyuwangi yang menempatkan sektor ketenagakerjaan sebagai salah satu prioritas utama. Penyerapan tenaga kerja yang optimal akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan angka kemiskinan, serta penguatan struktur ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang sehat melalui berbagai program, mulai dari pelatihan vokasi, bursa kerja, hingga kemitraan dengan perusahaan. Sinergi dengan dunia usaha seperti yang dilakukan bersama PT Permodalan Nasional Madani menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan adanya kerja sama yang solid antara pemerintah dan sektor swasta, Banyuwangi diharapkan mampu menjadi daerah yang tidak hanya memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, tetapi juga mampu mengelolanya secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing tinggi.
(Marta detikposnews)






