
Medan Marelan – Detikposnews.com // Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi markas komplotan begal di kawasan Pajak Uka, Kecamatan Marelan, Kota Medan, Minggu (7/6/2026).
Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Jama Kita Purba, berlangsung dramatis dan menyita perhatian warga sekitar. Puluhan warga memadati lokasi untuk menyaksikan proses penangkapan para terduga pelaku yang selama ini diduga meresahkan masyarakat dengan aksi kejahatan jalanan.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil membekuk delapan orang terduga pelaku begal yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian dengan kekerasan di wilayah Medan bagian utara. Dari lokasi penggerebekan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis klewang berukuran panjang yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi kriminal.
Suasana semakin tegang ketika para pelaku digiring keluar dari rumah persembunyian mereka. Dalam video yang beredar di media sosial, para tersangka tampak diborgol dan dikawal ketat personel URC Jatanras menuju kendaraan kepolisian.
Kompol Jama Kita Purba membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia mengungkapkan bahwa tiga dari delapan tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat proses penangkapan berlangsung.
“Benar, ada delapan orang yang berhasil kita amankan. Tiga orang di antaranya terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur oleh tim URC Jatanras karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan,” ujar Jama Kita Purba, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, para tersangka diduga merupakan bagian dari kelompok pelaku begal yang selama ini beraksi dan menebar ketakutan di tengah masyarakat. Saat ini seluruh pelaku telah diamankan di Mapolda Sumut guna menjalani pemeriksaan intensif dan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lain.
Penggerebekan ini disambut positif oleh warga Marelan yang selama ini mengaku resah dengan maraknya aksi begal di sejumlah ruas jalan. Warga berharap penangkapan tersebut menjadi pukulan telak bagi pelaku kejahatan jalanan dan mampu menciptakan rasa aman di lingkungan mereka.
Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memburu pelaku kejahatan jalanan serta menindak tegas setiap aksi kriminal yang mengancam keselamatan masyarakat. Dengan terbongkarnya markas yang diduga menjadi tempat berkumpulnya komplotan begal tersebut, aparat berharap angka kejahatan jalanan di wilayah Marelan dan sekitarnya dapat ditekan secara signifikan.(Tedjo)




