Caption: pengawas dan guru olahraga serta atlet putra di atletik kids O2SN kabupaten Sampang( dok: Soleh/ detikposnews.com
Sampang – detikposnews.com – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ( O2SN) tingkat SD/ mi 2026 selesai di gelar di kabupaten Sampang, dengan melahirkan banyak talenta talenta muda yang berbakat dan berprestasi, salah satunya perwakilan atlet dari kecamatan sreseh, berhasil meraih juara satu di ajang atletik kids O2SN 2026 tingkat SD/ mi, se-kabupaten Sampang dan berhasil lolos ke tingkat propinsi Jawa Timur dua Minggu mendatang, keberhasilan putra terbaik ini membanggakan sekali dan membawa harum lembaga pendidikan se-kecamatan. Selasa (26/05/2026).
Menurut Siti Musripah bahwa kemenangan anak didiknya merupakan kebanggaan tersendiri, itu bukan sekedar juara melainkan bentuk perjuangan yang gigih dan pantang menyerah dari sebuah latihan yang berjenjang, mulai seleksi tingkat antar lembaga, tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten.

” Keberhasilan dalam ajang O2SN tingkat sekolah dasar ini merupakan hadiah terindah yang harus kita syukuri bersama, ini bukan sekedar juara, tapi ini semua merupakan kerja keras, latihan terarah dan terukur. Serta dukungan yang kompak dari K3S dan KGO Sreseh, serta seleksi yang berjenjang dalam membina atlet atlet yang berbakat dan bertalenta,” tuturnya.
Musripah menegaskan, semoga kedepannya atlet atlet yang ikut di ajang O2SN yang berasal dari sreseh, yang menjadi juara akan bertambah di berbagai ajang olah raga yang di ikuti.
” semoga kedepannya atlet dari sreseh yang ikut di O2SN tingkat SD akan bertambah di setiap cabang olah raga, tidak hanya kids atletik ini saja yang menjadi juara, di cabang lainpun harus ada,” tegasnya.
Musripah yang juga sebagai pengawas SD kecamatan Sreseh ini berharap, dengan potensi anak anak sreseh yang berhasil menjuarai kids atletik ini, dapat memberikan inspirasi pada anak anak lain, dan bisa mengharumkan nama lembaga pendidikan khususnya kecamatan sreseh.
” Semoga dengan berhasil menjadi juara pertama di kids atletik O2SN tahun ini, menjadikan inspirasi bagi yang lain, dengan latihan berjenjang dan terarah, di pandu dengan guru pembimbing dan guru pendamping, atlet atlet dari sreseh akan berbicara lebih banyak di ajang O2SN mendatang,” ucapnya.
Musripah juga berharap kedepannya, K3S dan KGO se-kecamatan sreseh terus kompak dan terus berhasil membina dan menciptakan talenta muda olahraga yang berprestasi dan mempunyai mental juara di semua kejuaran olah raga yang di ikuti.
” Kompak selalu K3S dan KGO se-kecamatan sreseh, terus ciptakan atlet atlet muda yang berbakat, berprestasi dan terus mencetak atlet bermental juara di setiap ajang olah raga yang di ikuti,” tuturnya.
Sementara, menurut kepala bidang pembinaan sekolah dasar kabupaten Sampang, Yusup mengatakan pada media ini, bahwa dengan berakhirnya ajang O2SN tingkat SD/ mi ini, yang di ikuti 84 atlet dari masing masing lembaga pendidikan se-kabupaten Sampang, dari tiga cabang yang di perlombakan, yakni, kids atletik, pencak silat, serta bulu tangkis.
Dari dinas pendidikan akan terus memberikan fasilitas dan pendampingan dan dukungan setiap atlet yang mengikuti ajang O2SN ditingkat kabupaten, propinsi dan bahkan ketingkat nasional.
“Atlet hanya bisa kami dampingi pembinaannya dan kami follow up, serta kami fasilitasi yang masih mengikuti O2SN di tingkat propinsi bahkan kalau ada yang lolos ketingkat nasional,” tuturnya.
Yusup juga menambahkan, terus terang kami dari dinas pendidikan Sampang tidak bisa memberikan uang pembinaan yang lebih kepada atlet yang lolos ke tingkat propinsi, dikarenakan keterbatasan anggaran dampak dari efisiensi.
” Kami dari dinas pendidikan kabupaten Sampang tidak dapat memberikan fasilitas pembinaan yang lebih kepada atlet yang lolos ke tingkat propinsi sebab dampak dari efisiensi anggaran,” ucapnya.
Lalu, Yusup berharap kepada seluruh atlet yang berlaga di O2SN tingkat SD/mi se-kabupaten Sampang agar talenta dari kabupaten sampang terus di pupuk sejak dini, agar nanti menjadi atlet yang berprestasi dan profesional di masa yang akan datang.
” Harapan saya atlet atlet di kabupaten Sampang terus dipupuk sejak dini dan kedepannya menjadi atlet yang profesional dimasa yang akan datang,” katanya.
Selanjutnya, Yusup juga menambahkan dengan diadakannya O2SN ini, anak anak memiliki jiwa sportivitas, kompetitif, percaya diri, disiplin dan tanggung jawab.
” O2SN ini juga bisa menjadi anak mempunyai dan memiliki jiwa sportivitas dalam bertanding, kompetitif dalam persaingan, percaya di dalam perjuangan, disiplin dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Penulis: Soleh
Editor : redaksi
Sumber: detikposnews.com




