
Asahan//detikposnews.com -Korban teridentifikasi bernama Muhammad Iman (33), seorang pengemudi (driver) taksi online warga Marelan, Kota Medan.
Muhammad Iman diduga kuat menjadi korban perampokan sadis berujung pembunuhan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah luka tusukan akibat sabetan senjata tajam pada tubuh korban.
Selain itu, satu unit mobil yang sehari-hari digunakan korban untuk mengangkut penumpang dilarikan pelaku dan tidak ditemukan di TKP.
Kapolsek Kota Kisaran Timur, Iptu Riki Hamdany, membenarkan perihal penemuan mayat yang menggegerkan warga perkebunan tersebut.
“Laporan masyarakat ada mayat, informasi awal kami terima sekitar pukul 12.30 WIB.
Memang benar ditemukan mayat laki-laki di dalam parit dengan luka tusukan di tubuhnya,” ujar IPTU Riki Hamdany, Jumat (23/10/2026).
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal yang digelar personel kepolisian bersama Tim Identifikasi Polres Asahan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti mencurigakan di sekitar lokasi penemuan jasad.
Di antaranya berupa seutas kabel jumper aki serta sebuah karung goni yang diduga berkaitan erat dengan aksi kejahatan para pelaku.
“Kami belum bisa memastikan secara definitif apakah jasad ini merupakan korban pembunuhan murni atau penganiayaan berat, tim identifikasi masih terus bekerja melakukan pendalaman,” tegas Kapolsek.
Jasad korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Abdul Manan Simatupang Kisaran, sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga untuk dirujuk ke RS Bhayangkara Medan guna autopsi mendalam.
Sebelumnya diberitakan warga digegerkan dengan penemuan mayat pria yang mengambang di parit Perkebunan sawit pada Kamis (22/10/2026).
Korban berjenis kelamin pria ini, ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan memiliki diduga bekas tusukan.
Petugas yang mendapat informasi, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari olah TKP, petugas menemukan beberapa alat bukti lainnya seperti seutas kabel jumper aki, goni.
Kapolsek Kota Kisaran Timur, IPTU Riki Hamdany, membenarkan penemuan mayat tersebut.
Menurutnya, mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.30 wib.
“Laporan masyarakat ada mayat, informasi awal kami terima sekitar pukul 12.30 wib, dan memang benar ternyata ada ditemukan mayat laki-laki,” ungkap Kapolsek Kota Kisaran Timur, IPTU Riki Hamdany.
Katanya, dari tubuh korban ditemukan adanya luka tusukan.
“Kami belum bisa memastikan apakah jasad ini merupakan korban pembunuhan atau penganiayaan,” ungkapnya.
Namun, kini pihaknya masih menunggu tim identifikasi Polres Asahan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami masih menunggu dari tim Identifikasi,” pungkasnya, (Iriadi).






