
Tebing Tinggi — Detikposnews.com // Diduga dalam adanya upaya pembukaman siar dakwah, Ratusan masa akan siap menggelar aksi akbar di depan kantor Polres Kota Tebing Tinggi tuntut tangkap 4 orang preman pengroyokan seorang Ustadz dan tutup total sedikat judi sabung ayam yang ada di Kota Tebing Tinggi,” Rabu (10/6/2026)
Estimasi ratusan massa yang tergabung dalam Forum Pemuda Pergerakan umat Islam dan Elemen Masyarakat Peduli Daerah Kota Tebing Tinggi akan menggelar aksi unjuk rasa skala besar di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Tebing Tinggi.
Massa akan menuntut ketegasan aparat kepolisian dalam menuntaskan kasus pengeroyokan brutal terhadap seorang tokoh agama Ustadz Muslim Istiqomah Sinulingga dan rekannya Saudara Muhammad Yusuf.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026 di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir.
Korban dikeroyok secara brutal oleh 4 (empat) orang oknum yang diduga preman saat melakukan safari syiar dakwah sekaligus membantu memperjuangkan ketertiban lingkungan dari penyakit masyarakat berupa judi sabung ayam.
Kasus ini telah resmi dilaporkan dengan Nomor: LP/B/319/VI/2026/SPKT/POLRES TEBING TINGGI/POLDA SUMATERA UTARA.
Dalam orator nya nanti M.A. Ariffandy, akrap disapa T E L L O selaku Koordinator Aksi sekaligus ketua kelompok pemuda Garuda merah putih beliau menegaskan bahwa seperti nya aksi Akbar ini bertahan hingga malam hari, Tegasnya
Lebih dalam Tello mengatakan ini adalah merupakan puncak jurang kekecewaan masyarakat atas lambatnya respons penegakan hukum dan keadilan ,Jelas ini bukan sekadar tindak pidana biasa, ini adalah penghinaan nyata terhadap marwah Ustadz dan simbol lemah nya penegakan hukum tingkat daerah , “Ucapnya
Kehadiran kita nanti nya dalam aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian serta dukungan kepada institusi polri
Kami masyarakat kota tebing tinggi sangat mengutuk keras tindakan premanisme yang dilakukan oleh para pelaku, Jika dalam waktu yang ditentukan polisi belum menangkap aktor intelektual para pelaku maka kami siap akan tetap melakukan aksi demi menyerukan kebenaran, ” Pungkas Tello
(TEAM)








