
Surabaya – Pendidikan yang utuh tidak hanya terukur dari penguasaan teori maupun keterampilan teknis semata, melainkan juga menyentuh aspek emosional, sosial, dan pembentukan kepribadian. Prinsip inilah yang diwujudkan SMK Negeri 8 Surabaya melalui penyelenggaraan kegiatan Classmeeting hari kedua, yang digelar oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam suasana yang hangat, dinamis, dan penuh makna.
Berbeda dengan keseharian di dalam ruang kelas yang berfokus pada pencapaian kompetensi keahlian, kegiatan ini dikemas sebagai ruang penyegaran sekaligus ajang mempererat kebersamaan. Diisi dengan berbagai aktivitas yang mengutamakan kerja sama tim, komunikasi, dan kepercayaan diri, Classmeeting menjadi bukti bahwa suasana yang santai pun dapat menyimpan nilai pendidikan yang mendalam.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan pengurus OSIS, kegiatan ini dimaknai sebagai momen untuk menyegarkan pikiran setelah menjalani proses belajar yang padat. “Lupakan sejenak kesibukan dan tekanan akademik, temukan sisi terbaik dari diri masing-masing. Hari kedua ini terasa lebih hidup, lebih menyenangkan, dan penuh semangat positif. Mulai dari tawa bersama hingga kerja sama dalam satu kelompok, setiap detik yang terlewati menjadi kenangan berharga yang tidak akan terlupakan,” ungkap mereka.
Lebih jauh, kegiatan ini dipandang bukan sekadar hiburan semata, melainkan sarana pembelajaran tersirat. “Tinggalkan segala hal yang dapat mengganggu fokus, melangkah maju dengan keyakinan diri, dan tampilkan potensi terbaik yang dimiliki. Ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momen berharga untuk membangun jati diri dan mempererat persaudaraan di lingkungan sekolah,” tambah pengurus OSIS.
Kepala SMK Negeri 8 Surabaya, Widyana Kusuma Wardhani, memberikan apresiasi penuh atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan kejuruan membutuhkan keseimbangan antara kemampuan teknis dan kematangan pribadi agar lulusan benar-benar siap menghadapi dunia kerja.
“Kami berkomitmen mencetak siswa yang tidak hanya cakap secara keahlian, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh, mampu bekerja sama, dan beradaptasi dengan lingkungan. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan diri secara menyeluruh, melengkapi apa yang telah dipelajari di ruang praktik dan kelas,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, Classmeeting diharapkan mampu mengembalikan semangat belajar siswa, mempererat hubungan antarwarga sekolah, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan kondusif untuk pertumbuhan generasi muda yang berkualitas.
Irwn






